Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mulai melihat peluang baru dalam pengembangan destinasi wisata di Pulau Derawan.
Bukan lagi hanya mengandalkan panorama pasir putih dan spot swafoto, Gusung Senggalau dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis aktivitas nelayan atau fishing experience.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan konsep wisata yang menghadirkan pengalaman langsung kepada wisatawan kini menjadi tren yang semakin diminati.
Hal tersebut terlihat saat dirinya menyaksikan aktivitas nelayan di Gusung Senggalau yang tanpa sengaja justru menjadi tontonan sekaligus pengalaman menarik bagi wisatawan.
Menurutnya, wisatawan yang berada di lokasi tidak hanya menikmati pemandangan laut, tetapi juga antusias mengikuti proses penangkapan ikan bersama nelayan setempat. Pengalaman sederhana itu dinilai memberikan nilai tambah yang tidak dimiliki banyak destinasi wisata lainnya.
“Yang dicari wisatawan saat ini bukan hanya tempat yang indah untuk berfoto, tetapi juga pengalaman yang autentik. Aktivitas nelayan di Gusung Senggalau ternyata mampu menjadi atraksi wisata yang menarik dan memiliki daya jual,” ujarnya.
Yudha menjelaskan, potensi tersebut dapat dikembangkan melalui konsep wisata berbasis masyarakat. Selain memberikan pengalaman baru bagi pengunjung, kegiatan itu juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi nelayan tanpa mengubah karakter alami kawasan.
Ia menilai pengembangan destinasi tidak harus selalu menghadirkan bangunan atau wahana baru. Justru, mempertahankan keaslian Gusung Senggalau menjadi nilai utama yang harus dijaga agar daya tarik alamnya tetap lestari.
Disbudpar juga melihat perlunya dukungan fasilitas dasar bagi nelayan agar aktivitas tersebut dapat berjalan lebih optimal ketika dikemas menjadi paket wisata. Penyediaan perlengkapan seperti jala, pelampung, hingga peralatan tangkap dinilai dapat mendukung kegiatan tanpa menghilangkan aktivitas utama masyarakat pesisir.
“Gusung Senggalau memiliki potensi lebih dari sekadar hamparan pasir putih. Aktivitas nelayan bisa menjadi atraksi wisata yang unik, sehingga wisatawan memperoleh pengalaman berbeda ketika berkunjung ke Derawan,” katanya.
Dengan konsep tersebut, Disbudpar berharap wisata di Berau tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga mampu mengangkat kehidupan masyarakat lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata yang bernilai ekonomi sekaligus berkelanjutan. (Adv)



