Kakam Sukan Keluhkan Jalan Poros Rusak, Hambat Ekonomi dan Layanan Dasar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kondisi jalan poros Gurimbang tampak dipenuhi lubang dan genangan air. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kondisi jalan poros Gurimbang tampak dipenuhi lubang dan genangan air. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kakam Sukan Keluhkan Jalan Poros Rusak, Hambat Ekonomi dan Layanan Dasar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kondisi jalan poros Gurimbang tampak dipenuhi lubang dan genangan air. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kondisi jalan poros Gurimbang tampak dipenuhi lubang dan genangan air. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kakam Sukan Keluhkan Jalan Poros Rusak, Hambat Ekonomi dan Layanan Dasar

Kondisi jalan poros Gurimbang tampak dipenuhi lubang dan genangan air. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Kondisi jalan poros yang menghubungkan Kampung Gurimbang, Tanjung Perangat hingga Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau kembali disorot. 

Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun dinilai telah menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari perekonomian hingga akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin mengatakan ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari digunakan warga.

Namun hingga kini, masyarakat masih harus menghadapi jalan berlubang, berlumpur saat musim hujan, dan dipenuhi debu ketika cuaca panas.

Menurutnya, keluhan terkait kondisi jalan itu telah berulang kali disampaikan masyarakat, tetapi hingga kini belum ada perbaikan yang signifikan.

Bunyamin menilai kondisi tersebut menjadi ironi mengingat di kawasan tersebut terdapat aktivitas pertambangan yang turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Tapi masyarakat di sekitar wilayah itu justru masih harus berjuang melintasi jalan yang rusak.

“Jalan poros Gurimbang, Tanjung Perangat sampai Sukkan merupakan urat nadi masyarakat. Jalur ini menjadi akses utama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Sudah bertahun-tahun kondisinya dikeluhkan warga, tetapi belum juga mendapat penanganan yang memadai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah kampung tidak tinggal diam. Bersama pemerintah kampung lainnya, usulan peningkatan jalan tersebut telah beberapa kali dimasukkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), tapi belum terealisasi.

“Kami bersama tiga kampung sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang. Sebagai pemerintah kampung, kewenangan kami sampai pada tahap mengusulkan. Sekarang kami hanya berharap ada perhatian dan langkah nyata dari pemerintah agar jalan ini segera diperbaiki,” katanya.

Bunyiamin berharap perbaikan jalan poros tersebut dapat segera direalisasikan karena menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, infrastruktur jalan yang layak juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan dasar di wilayah pedalaman Berau.