Tiga Rumah Pesisir di Klandasan Ulu  Ambruk Dini Hari Tadi, 17 Orang Selamat, Bayi Sempat Tercebur ke Laut

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Warga membantu evakuasi rumah di kawasan pesisir RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Warga membantu evakuasi rumah di kawasan pesisir RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga Rumah Pesisir di Klandasan Ulu  Ambruk Dini Hari Tadi, 17 Orang Selamat, Bayi Sempat Tercebur ke Laut

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Warga membantu evakuasi rumah di kawasan pesisir RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Warga membantu evakuasi rumah di kawasan pesisir RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tiga Rumah Pesisir di Klandasan Ulu  Ambruk Dini Hari Tadi, 17 Orang Selamat, Bayi Sempat Tercebur ke Laut

Warga membantu evakuasi rumah di kawasan pesisir RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Jumat (10/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Kepanikan menyelimuti warga RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, setelah rumah-rumah di kawasan pesisir roboh, Jumat (10/7/2026) dini hari. 

Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, meski seorang bayi sempat tercebur ke laut sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh orang tuanya.

Camat Balikpapan Kota, Rosin Suparlan mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WITA saat para penghuni masih berada di dalam rumah. Sebelum ambruk, bangunan sempat terasa bergoyang.

"Subuh-subuh mereka masih ada di dalam rumah. Rumahnya terasa goyang, kemudian ambruk. Alhamdulillah semuanya selamat," ucap Rosin.

Ia menjelaskan, tiga rumah dilaporkan roboh, sementara satu rumah lainnya sudah tidak lagi ditempati karena kondisinya ikut bergoyang dan dinilai membahayakan.

Akibat kejadian tersebut, empat Kepala Keluarga (KK) terdampak. Sejumlah warga mengalami luka ringan akibat terjatuh saat rumah ambruk.

"Namanya jatuh dari rumah yang ambruk, ada yang luka-luka kecil. Yang penting semuanya selamat," katanya.

Pemerintah kecamatan bersama kelurahan telah memberikan bantuan awal berupa hasil penggalangan dana dari para pegawai untuk empat KK terdampak. 

Sementara itu, Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Puskesmas, serta unsur terkait telah turun ke lokasi melakukan pendataan dan penanganan.

Ia menambahkan, pemerintah juga tengah menyiapkan lokasi tenda darurat bagi warga yang rumahnya terdampak.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar titik robohnya rumah diminta untuk sementara tidak menempati bangunan mereka mengingat kondisi ombak yang masih cukup besar dan berpotensi memicu kejadian susulan.

"Kami mengimbau terutama warga yang rumahnya dekat lokasi ambruk agar sementara tidak ditempati dulu karena ombak masih besar," imbuhnya.

Sementara Kasi Rekonstruksi BPBD Balikpapan, Muhammad Fajar mengatakan, berdasarkan laporan awal dari Babinsa, kejadian berlangsung sekitar pukul 04.30 hingga 04.35 WITA. Total terdapat empat rumah terdampak dengan 17 jiwa menjadi korban bencana.

"Hasil rapat bersama kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan diputuskan akan didirikan posko selama tiga hari untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan," katanya.

Posko tersebut akan dikoordinasikan oleh Dinsos dan Dinkes. Sementara BPBD akan mengusulkan bantuan sosial tidak terencana melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bagi para korban.

Fajar mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, beberapa warga mengalami luka ringan. Seorang bayi juga sempat tercebur ke laut saat rumah roboh, tetapi berhasil diselamatkan dengan cepat oleh orang tuanya.

"Bayi sempat tercebur, tetapi orang tuanya sigap langsung mengambil. Sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan dan kondisinya selamat. Sampai saat ini tidak ada korban jiwa," tegasnya.