Banner ADV

Buang Sampah Sembarangan, Siap-Siap Malu Wajah Terpampang di Videotron

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kondisi tumpukan sampah di pinggir Jalan Padat Karya. (Foto: Istimewa)
Kondisi tumpukan sampah di pinggir Jalan Padat Karya. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Buang Sampah Sembarangan, Siap-Siap Malu Wajah Terpampang di Videotron

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kondisi tumpukan sampah di pinggir Jalan Padat Karya. (Foto: Istimewa)
Kondisi tumpukan sampah di pinggir Jalan Padat Karya. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Buang Sampah Sembarangan, Siap-Siap Malu Wajah Terpampang di Videotron

Kondisi tumpukan sampah di pinggir Jalan Padat Karya. (Foto: Istimewa)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Upaya menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan di Kabupaten Berau mulai diarahkan ke pemanfaatan teknologi digital yang hasil rekamannya berpotensi ditampilkan di videotron sebagai bentuk sanksi sosial. 

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau tengah menyiapkan sistem pengawasan berbasis CCTV yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas di titik-titik pembuangan sampah, bahkan berpotensi terintegrasi dengan videotron sebagai media edukasi kepada masyarakat.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan kamera pengawas akan dipasang di sekitar arm roll atau kontainer sampah, termasuk sejumlah lokasi yang selama ini kerap menjadi tempat munculnya tumpukan sampah liar. Kehadiran CCTV diharapkan membuat pengawasan lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan patroli petugas.

“CCTV akan difokuskan di sekitar arm roll dan beberapa titik yang sering dijadikan lokasi pembuangan sampah. Dengan sistem ini, aktivitas di lapangan dapat dipantau secara langsung,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, digitalisasi pengawasan tidak hanya ditujukan untuk memantau masyarakat yang membuang sampah, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi terhadap pelayanan pengangkutan sampah. 

Melalui rekaman CCTV, DLHK dapat mengetahui kondisi arm roll, waktu pengangkutan, hingga kendala yang dihadapi petugas sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Ia menambahkan, sistem tersebut juga akan membantu mengawasi kepatuhan masyarakat terhadap jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Selama ini, masih ditemukan warga yang membuang sampah di luar jam yang ditentukan sehingga menyebabkan sampah kembali menumpuk setelah arm roll dikosongkan.

“Aturan mengenai jam pembuangan sampah sudah ada. Dengan adanya CCTV, pelaksanaan aturan tersebut akan lebih mudah dipantau sehingga pengangkutan sampah juga bisa lebih optimal,” katanya.

Rencana pemanfaatan teknologi ini sejalan dengan gagasan Kepala Daerah yang mengusulkan agar rekaman pelanggar pembuangan sampah dapat ditampilkan melalui videotron sebagai bentuk edukasi sekaligus memberikan efek jera melalui sanksi sosial. 

Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan.

DLHK berharap penerapan pengawasan berbasis digital tidak hanya memperkuat penegakan aturan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2017 dan Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2018, tetapi juga menjadi inovasi pelayanan publik dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih tertib, efektif, dan modern di Kabupaten Berau. (Adv)