Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar memastikan program Kartu Penajam Cerdas (KPC) atau bantuan sebesar Rp600 ribu kepada siswa baru tahun ajaran 2026/2027 tetap dijalankan di tahun ini.
Awalnya, Pemkab PPU merencanakan realisasi bantuan pendidikan kepada siswa baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di saat tahun ajaran baru dimulai.
Pekan depan, tahun ajaran baru mulai berjalan namun program Kartu Penajam Cerdas belum direalisasikan karena Pemkab PPU tengah melakukan penyesuaian kondisi fiskal daerah. Apalagi di 2026 ini, Pemkab PPU tengah berupaya menyelesaikan utang program dan kegiatan tahun anggaran 2025 sebesar Rp215 miliar.
“Kartu Penajam Cerdas akan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah. Jadi, pemerintah daerah belum bisa memastikan program ini direalisasikan di bulan Juli atau Agustus. Tetapi, pemerintah daerah memastikan Kartu Penajam Cerdas tetap direalisasikan di tahun ini,” kata Tohar, Jumat (10/7/2026).
Kartu Penajam Cerdas berisikan bantuan pendidikan sebesar Rp600 ribu diperuntukkan biaya kebutuhan seragam sekolah, sepatu, tas dan keperluan pendidikan lainnya. Tohar meminta kepada orang tua siswa terlebih dahulu membeli seragam sekolah secara mandiri. Biaya tersebut dapat digantikan setelah bantuan pendidikan tersebut disalurkan kepada setiap siswa baru.
“Manakala sekolah mengharuskan cepat menggunakan seragam, orang tua diminta biayai saja dulu. Biaya itu bisa digantikan setelah bantuan disalurkan atau bisa saja uang bantuan itu bisa menjadi tabungan anak,” ujarnya.
Tohar menekankan, jadwal realisasi program Kartu Penajam Cerdas sangat tergantung dengan ketersediaan kas daerah. “Untuk realisasinya, tergantung dengan kapasitas fiskal daerah,” pungkasnya.


