Banner ADV

Pemkab Berau Optimistis Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Lolos Nasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wisata Tanjung Sinondok di Kampung Teluk Sumbang. (Foto: Disbudpar Berau)
Wisata Tanjung Sinondok di Kampung Teluk Sumbang. (Foto: Disbudpar Berau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Berau Optimistis Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Lolos Nasional

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wisata Tanjung Sinondok di Kampung Teluk Sumbang. (Foto: Disbudpar Berau)
Wisata Tanjung Sinondok di Kampung Teluk Sumbang. (Foto: Disbudpar Berau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Berau Optimistis Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Lolos Nasional

Wisata Tanjung Sinondok di Kampung Teluk Sumbang. (Foto: Disbudpar Berau)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Buniyamin

TANJUNG REDEB – Upaya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat meraih status sebagai geopark nasional kini memasuki tahap penentuan. Tim pengelola diberi waktu satu bulan untuk menyempurnakan berbagai dokumen yang masih menjadi catatan dari tim verifikator.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budi Santosa mengatakan proses evaluasi tidak hanya menilai potensi geologi, tetapi juga kelengkapan data pendukung yang menunjukkan pengelolaan kawasan secara menyeluruh.

Menurutnya, pembahasan dokumen dilakukan secara detail hingga dini hari. Seluruh data dari 26 geosite yang berada di kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat diperiksa satu per satu untuk memastikan kesesuaiannya dengan indikator penilaian.

“Dokumen yang kami kirim dibedah satu per satu oleh tim verifikator sampai sekitar pukul 03.30 Wita. Dari situ masih ada beberapa data yang harus diperbaiki, dilengkapi, bahkan disusun ulang karena ada yang belum sesuai dengan kebutuhan penilaian,” ujar Yudha.

Ia menjelaskan, tenggat waktu selama satu bulan diberikan agar seluruh kekurangan tersebut dapat segera dipenuhi. Penyempurnaan dokumen menjadi syarat penting sebelum Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dapat memperoleh pengakuan sebagai geopark nasional.

Meski masih harus melakukan sejumlah perbaikan administrasi, Yudha tetap optimistis peluang lolos cukup besar. Menurutnya, kekuatan utama kawasan ini terletak pada nilai geologi yang telah diakui, sementara aspek budaya, ekonomi masyarakat, dan tata kelola tinggal diperkuat melalui dokumen pendukung.

“Kalau dari sisi geologi, kami sangat optimistis karena kualitas kawasan ini sudah tidak diragukan lagi. Yang sekarang kami perkuat adalah bukti-bukti terkait budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan bagaimana kawasan ini dikelola secara berkelanjutan,” katanya.

Karakter Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Berau juga memiliki keunggulan tersendiri dibanding wilayah Kutai Timur (Kutim). Jika Kutim lebih didominasi bentang alam karst, pegunungan dan gua, maka Berau menawarkan kekayaan kawasan pesisir dan kepulauan yang menjadi daya tarik tersendiri dalam satu kawasan geopark.

Selain potensi alam, tim verifikator juga memberikan perhatian terhadap keterlibatan masyarakat dalam menjaga geosite, program pelestarian yang telah dijalankan, kegiatan penelitian, hingga dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat. Strategi promosi dan kinerja tim pengelola selama ini juga menjadi bagian dari indikator penilaian.

“Yang dinilai bukan hanya keindahan geositenya, tetapi juga bagaimana kawasan itu dilestarikan, dimanfaatkan untuk penelitian, melibatkan masyarakat, hingga memberikan manfaat ekonomi. Semua itu harus dibuktikan melalui data dan dokumen yang lengkap,” pungkasnya. (Adv)