BBM Bersubsidi Perlu Pengawasan Ketat Pemerintah Agar Tidak Salah Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pengisian BBM bersubsidi di SPBU di Kota Samarinda. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Pengisian BBM bersubsidi di SPBU di Kota Samarinda. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BBM Bersubsidi Perlu Pengawasan Ketat Pemerintah Agar Tidak Salah Sasaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pengisian BBM bersubsidi di SPBU di Kota Samarinda. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Pengisian BBM bersubsidi di SPBU di Kota Samarinda. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BBM Bersubsidi Perlu Pengawasan Ketat Pemerintah Agar Tidak Salah Sasaran

Pengisian BBM bersubsidi di SPBU di Kota Samarinda. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud menegaskan komitmennya untuk memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kaltim tepat sasaran.

Menurutnya, kebijakan subsidi energi dari pemerintah pusat harus benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak, bukan dimanfaatkan oleh pelaku usaha berskala besar.

Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan industri, pertambangan, perkebunan maupun angkutan kontainer.

"Terkait BBM bersubsidi, kami menekankan pentingnya pengawasan bersama agar tidak digunakan untuk kegiatan industri, pertambangan, perkebunan maupun angkutan kontainer," tegasnya.

Ia mengatakan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, petani, nelayan dan pelaku UMKM yang bergantung pada kendaraan operasional skala kecil.

Kata dia, apabila pelaku usaha besar masih memanfaatkan BBM bersubsidi, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.

"Salah satu penyebabnya muncul antrean panjang di stasiun pengisian BBM. Kondisi begini biasa mempercepat habisnya stok BBM subsidi sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan menjadi pihak yang paling dirugikan," tuturnya.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ditemukan kasus besar penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kaltim. Namun, pemerintah mengingatkan bahwa potensi pelanggaran tetap ada sehingga pengawasan di lapangan harus terus diperkuat untuk memastikan subsidi energi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.