Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Kodim 0904/Paser nyatakan kesiapan untuk melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun 2026, yang dipusatkan di Desa Biu, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi mengatakan, kegiatan TMMD menyasar kegiatan-kegiatan fisik berupa pembangunan fasilitas dasar, serta kegiatan nonfisik yakni kegiatan sosial.
“TMMD ke-129 di Desa Biu fokus terhadap kegiatan fisik dan nonfisik, serta menyasar kegiatan tambahan yang bertujuan untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Edy Wahyu Satriyadi, Sabtu (11/7/2026).
Program Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramoni, seperti Belajar Bersama Ceria (BBC), penanaman pohon di lahan tandus dan pelestarian hewan endemik setempat juga akan dilaksanakan.
Persiapan pelaksanaan TMMD ke-129 di Paser telah dilakukan. Terutama dalam hal koordinasi lintas sektoral untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak
Teranyar, Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi memaparkan persiapan dan konsep yang akan dilaksanakan dalam pelaksanaan TMMD ke-129 kepada Pangdam VI/Mlw, di Ruang Yudha Makodam VI/Mlw, Balikpapan, Jumat (10/7/2026).
Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Krido Pramoni mengatakan pembangunan di daerah merupakan komponen yang tak terpisahkan dari usaha mewujudkan ketahanan wilayah yang kokoh, aman, serta berkelanjutan.
Untuk itu, Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 harus melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin dan rasa tanggung jawab agar dapat mensukseskan seluruh program yang telah direncanakan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ia menilai pelaksanaan program TMMD memiliki makna strategis untuk mempererat kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, serta seluruh unsur masyarakat demi mendukung percepatan pembangunan.
“TMMD dapat berjalan sukses melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ucapnya.
Semua tahapan kegiatan diharapkan berjalan dengan tertib, terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, serta berfokus pada hasil, agar target fisik maupun nonfisik tercapai sesuai rencana yang telah ditetapkan.


