Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Produk tenun khas Kabupaten Berau kini semakin mudah dijangkau masyarakat.
Sebuah rumah tenun yang menjadi sentra pemasaran, sekaligus wadah promosi bagi para perajin lokal kini dibuka di Gang Muslimin, Kelurahan Tanjung Redeb, Sabtu (11/7/2026).
Rumah Tenun Berau bernama Mamabe tersebut diharapkan menjadi etalase baru bagi produk unggulan daerah.
Kehadirannya membuat masyarakat maupun wisatawan tidak lagi harus mendatangi kampung-kampung penghasil tenun untuk memperoleh kain khas Berau.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir menyambut baik hadirnya sentra tenun tersebut.
Menurutnya, keberadaan rumah tenun di pusat kota merupakan langkah positif dalam memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus memperkenalkan warisan budaya Berau kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia mengatakan selama ini hasil tenun Berau telah memiliki kualitas yang baik, tapi akses untuk memperoleh produk tersebut masih terbatas karena sebagian besar dipasarkan di daerah asal para perajin.
Dengan adanya Rumah Tenun Mamabe, masyarakat kini memiliki pilihan yang lebih mudah untuk mendapatkan produk asli Berau.
“Kami sangat bangga dengan hadirnya sentra tenun di tengah Kota Tanjung Redeb. Ini memudahkan masyarakat maupun wisatawan yang ingin membeli hasil karya perajin Berau tanpa harus pergi jauh ke sentra produksinya,” ujar Syamsiah.
Ia berharap keberadaan rumah tenun ini tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya yang mampu meningkatkan nilai ekonomi para perajin.
Semakin mudah produk dipasarkan, semakin besar pula peluang tenun Berau dikenal hingga ke luar daerah.
Disbudpar Berau pun mendorong agar sentra tenun seperti Mamabe terus berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga mampu memperkuat industri kreatif berbasis budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin tenun di Kabupaten Berau. (Adv)



