Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan
BALIKPAPAN - Mobilitas masyarakat melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan terus menunjukkan tren positif.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, bandara ini melayani 2.392.873 penumpang, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan menuju dan dari Kalimantan Timur (Kaltim).
Selain melayani jutaan penumpang, Bandara SAMS Sepinggan juga mencatat 21.789 pergerakan pesawat serta pengiriman 23.846.937 kilogram kargo selama Semester I 2026.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar mengatakan capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus pertumbuhan aktivitas ekonomi di Kaltim.
"Pencapaian kinerja operasional Semester I 2026 menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang terus terjaga dengan baik melalui konektivitas udara di Kalimantan Timur. Peningkatan arus penumpang dan barang tidak lepas dari posisi strategis Balikpapan sebagai beranda utama Ibu Kota Nusantara, sehingga perjalanan dinas, bisnis, maupun wisata terus meningkat," ucap Iwan dalam keterangan rilisnya, Minggu (12/7/2026).
Menurut Iwan, meningkatnya jumlah penumpang menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola bandara untuk terus menjaga kualitas pelayanan.
Karena itu, Angkasa Pura Indonesia terus mengoptimalkan fasilitas operasional, pelayanan terminal, serta kesiapan personel pelayanan dan keamanan.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi komunitas bandara, maskapai penerbangan, ground handling, dan terutama masyarakat pengguna jasa yang telah mendukung terciptanya operasional penerbangan yang aman, selamat, dan nyaman di Bandara SAMS Sepinggan. Kami optimistis tren positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun," katanya.
Sebagai upaya menjaga kualitas layanan, pengelola bandara juga terus melakukan pemeliharaan fasilitas secara berkala serta memperkuat penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar regulasi penerbangan nasional maupun internasional.


