Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 digelar di Kabupaten Paser pada 14-27 November 2026. Perhelatan olahraga bergengsi ini tinggal menghitung bulan, sementara Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih berjibaku pada kebutuhan anggaran operasional atlet dan official yang akan mengikuti Porprov Kaltim di Kabupaten Paser.
Karena kebutuhan anggaran operasional Porprov yang diusulkan KONI sebesar Rp12 miliar belum diakomodir di APBD murni 2026.
“Kami sudah usulkan kebutuhan anggaran Porprov Kaltim ke Pemkab PPU sebesar Rp12 miliar, tetapi belum terakomodir di APBD murni,” kata Ketua KONI PPU, Arpan, Minggu (12/7/2026).
Arpan berharap, kebutuhan anggaran Porprov Kaltim diakomodir Pemkab PPU di APBD Perubahan 2026. Diharapkan APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebelum perhelatan Porprov Kaltim di Kabupaten Paser.
“Mudah-mudahan usulan anggaran diakomodir di APBD Perubahan. Paling tidak yang diakomodir sebesar Rp8 miliar, mengingat kondisi keuangan PPU sedang mengalami penurunan,” ujarnya.
Proprov Kaltim yang akan berlangsung di Kabupaten Paser, kata Arpan, PPU telah mempersiapkan sekitar 700 atlet dari 48 cabang olahraga (Cabor).
“Mudah-mudahan target empat besar dapat tercapai di Porprov Kaltim 2026 ini,” harapnya.


