KRI Tawau Edukasi Nelayan Indonesia di Sabah, Tekankan Kepatuhan Hukum dan Kelengkapan Dokumen

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin saat berdialog dengan WNI di Kunak, Sabah - Malaysia (Foto: KRI Tawau)
Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin saat berdialog dengan WNI di Kunak, Sabah - Malaysia (Foto: KRI Tawau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KRI Tawau Edukasi Nelayan Indonesia di Sabah, Tekankan Kepatuhan Hukum dan Kelengkapan Dokumen

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin saat berdialog dengan WNI di Kunak, Sabah - Malaysia (Foto: KRI Tawau)
Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin saat berdialog dengan WNI di Kunak, Sabah - Malaysia (Foto: KRI Tawau)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

KRI Tawau Edukasi Nelayan Indonesia di Sabah, Tekankan Kepatuhan Hukum dan Kelengkapan Dokumen

Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin saat berdialog dengan WNI di Kunak, Sabah - Malaysia (Foto: KRI Tawau)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN – Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau terus memperkuat upaya perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di sektor perikanan di Sabah, Malaysia.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui dialog dan sosialisasi mengenai peraturan ketenagakerjaan serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada komunitas nelayan Indonesia di Kampung Madai, Kunak, Sabah.

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 perwakilan nelayan Indonesia itu menjadi sarana edukasi mengenai hak dan kewajiban pekerja migran, kepatuhan terhadap hukum di Malaysia, serta pentingnya memiliki dokumen keimigrasian dan ketenagakerjaan yang sah selama bekerja di Negeri Sabah.

Kepala KRI Tawau, Dino Nurwahyudin mengatakan pembinaan kepada komunitas nelayan Indonesia merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh WNI yang berada di wilayah kerja KRI Tawau memahami aturan yang berlaku sekaligus memperoleh perlindungan secara maksimal.

Menurut Dino, kepatuhan terhadap peraturan setempat merupakan kunci utama agar para pekerja migran dapat menjalankan aktivitas secara aman dan terhindar dari berbagai persoalan hukum.

"Kami ingin memastikan seluruh WNI, khususnya para nelayan Indonesia di Sabah, memiliki dokumen yang lengkap dan memahami hak serta kewajibannya sebagai pekerja migran. Kepatuhan terhadap peraturan setempat merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus langkah penting untuk melindungi diri selama berada di Malaysia," ujar Dino.