Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Tiga atlet tenis asal Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meraih juara dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) perorangan Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI) pada 10-12 Juli 2026, di Makassar.
Tiga atlet tersebut adalah dr Taufik Hidayat yang meraih juara satu kelas tunggal kelompok umur 40 putra, dr Ahmad Irsyad juara satu ganda putra, dan dr Morita meraih juara dua tunggal putri dan juara dua ganda putri.
Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Paser, Ibrahim Ahmad mengatakan prestasi ini menjadi semangat bagi dirinya untuk lebih aktif dalam mengelola dan mengembangkan dunia tenis lapangan di Bumi Daya Taka.
“Ini menjadi semangat baru untuk terus mengembangkan tenis lapangan di Paser,” kata Bram sapaan akrabnya Ibrahim Ahmad, Senin (13/7/2026).
Bram memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tiga atlet tenis tersebut, yang telah mengharumkan nama Paser di kancah nasional. Ini menjadi bukti tingginya potensi olahraga di Paser.
Secara khusus, Bram menginginkan ketiga atlet tersebut terus menjaga kesehatannya. Agar mampu terus berkarya, sekaligus membantu Pelti Paser dalam membina petenis muda untuk kedepannya.
“Saya berharap ketiga atlet sebagai alih generasi senior ke junior, bisa menjadi pembina maupun pelatih di Pelti Paser,” tutur Bram.
Ilmu ketiga petenis Paser ini, kata dia, harus diturunkan kepada generasi muda. Agar bisa kembali menorehkan prestasi, baik dalam level provinsi maupun nasional ke depannya.
"Perlu adanya regenerasi atlet tenis untuk prestasi,” sambungnya.
dr Taufik Hidayat, mengaku bangga atas prestasi yang diraih tersebut. Apalagi, persaingan dengan daerah lain berjalan sangat ketat, ditambah dengan hadirnya sang juara bertahan dari Pulau Jawa.
“Prestasi ini sangat membanggakan bagi saya. Menjadi semangat untuk lebih berkarya dan berprestasi, sekaligus membantu memajukan tenis lapangan di Paser,” ucap Taufik.
Meski meraih juara satu, perjuangan persiapan tidaklah mudah. Ditengah kesibukannya sebagai dokter, harus menyempatkan diri menjalani program latihan yang intensif.
Setelah ini, Taufik akan kembali bertanding menghadapi Kejurnas Tenis Beregu ATMI yang bakal digulirkan pada 11-13 September 2026 di Solo, Jawa Tengah.
Kemudian, nantinya sang juara pada kejurnas tahun lalu berhak mengikuti kejuaraan skala internasional yakni World Medical Tennis Society (WMTC) yang bakal digelar pada 10-17 Oktober 2026, di Kota Antalya, Turki.


