DPRD Samarinda Soroti Kondisi Jalan Protokol Gelap Gulita, Minta Dishub Lakukan Peremajaan LPJU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Jalan S Parman Kota Samarinda yang LPJU nya tidak berfungsi, Selasa (14/7/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Jalan S Parman Kota Samarinda yang LPJU nya tidak berfungsi, Selasa (14/7/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Samarinda Soroti Kondisi Jalan Protokol Gelap Gulita, Minta Dishub Lakukan Peremajaan LPJU

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Jalan S Parman Kota Samarinda yang LPJU nya tidak berfungsi, Selasa (14/7/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Jalan S Parman Kota Samarinda yang LPJU nya tidak berfungsi, Selasa (14/7/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Samarinda Soroti Kondisi Jalan Protokol Gelap Gulita, Minta Dishub Lakukan Peremajaan LPJU 

Jalan S Parman Kota Samarinda yang LPJU nya tidak berfungsi, Selasa (14/7/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Kondisi sejumlah ruas jalan protokol di Kota Samarinda yang masih minim penerangan menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Samarinda. Dalam rapat bersama Dinas Perhubungan (Dishub), dewan meminta pemerintah kota (pemkot) segera melakukan peremajaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), terutama di tiga ruas jalan utama yang hingga kini masih gelap.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan penerangan jalan merupakan salah satu program prioritas yang perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan sekaligus wajah kota.

Menurutnya, masih terdapat tiga ruas jalan protokol yang minim penerangan, yakni Jalan Pahlawan, Jalan dr. Soetomo, dan Jalan S. Parman.

"Sampai hari ini kita masih melihat ada tiga ruas jalan protokol yang masih gelap," ucap Deni.

Selain minim pencahayaan, Deni menilai kondisi tiang lampu di beberapa titik juga sudah tidak layak sehingga perlu dilakukan peremajaan. Ia ingin pemkot memberi perhatian terhadap kondisi ini. 

"Jangan sampai ini menjadi wajah Kota Samarinda, sudah saatnya dilakukan peremajaan," tegasnya.

Tak hanya itu, Komisi III juga menyoroti kondisi penerangan di Jembatan Achmad Amins yang dinilai perlu segera dibenahi.

Deni menyebut, berdasarkan informasi dari Dishub, perbaikan lampu jalan utama di jembatan tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan bulan depan.

Ia berharap perbaikan tersebut dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan juga aset pemerintah, mengingat Jembatan Achmad Amins kerap menjadi lokasi terjadinya sejumlah insiden.

"Mudah-mudahan segera bisa menyala kembali," pungkasnya.