Banner ADV

Diskoperindag Berau Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Ekspor

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor Tahun 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor Tahun 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Diskoperindag Berau Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Ekspor

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor Tahun 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor Tahun 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Diskoperindag Berau Buka Jalan UMKM Tembus Pasar Ekspor

Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor Tahun 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus berupaya memperluas peluang pasar bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM). 

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Citra Produk Ekspor yang digelar pada Kamis (16/7/2026) sebagai langkah awal mendorong produk lokal mampu bersaing di pasar internasional.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memahami peluang perdagangan luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar ekspor. 

Menurutnya, Berau memiliki banyak komoditas unggulan yang berpotensi dipasarkan hingga ke mancanegara apabila dikelola dengan baik.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin membuka wawasan pelaku UKM dan IKM mengenai peluang pasar ekspor. Potensi yang dimiliki Berau sangat besar dan harus terus didorong agar memiliki daya saing di pasar internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan citra produk tidak hanya berkaitan dengan kualitas barang, tetapi juga menyangkut kemasan, branding, legalitas usaha hingga kemampuan pelaku usaha memahami kebutuhan pasar global. 

Untuk itu, pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan agar produk lokal mampu memenuhi standar yang dibutuhkan negara tujuan ekspor.

Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026 dalam Program Pengembangan Ekspor tersebut diikuti 25 peserta yang berasal dari pelaku UKM dan IKM di Kabupaten Berau. 

Selama satu hari, peserta mendapatkan materi mengenai strategi pengembangan komoditas ekspor, peluang pasar luar negeri, serta penguatan daya saing produk.

Eva berharap kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya lebih banyak produk unggulan Berau yang mampu menembus pasar internasional.

Dengan semakin terbukanya akses ekspor, diharapkan nilai tambah komoditas lokal meningkat, pendapatan pelaku usaha bertambah dan sektor UMKM semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Keberhasilan ekspor bukan hanya menjadi kebanggaan bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi indikator bahwa produk-produk lokal Berau mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun negara lain. 

Untuk itu, Diskoperindag akan terus memperkuat program pembinaan agar semakin banyak UKM dan IKM yang siap naik kelas hingga menembus pasar global. (Adv)