Ribuan Siswa SMP di Nunukan Dapat Seragam Gratis, Distribusi Bertahap

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyaluran seragam sekolah bagi pelajar SMP oleh Disdik Nunukan (Foto: Disdik Nunukan)
Penyaluran seragam sekolah bagi pelajar SMP oleh Disdik Nunukan (Foto: Disdik Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ribuan Siswa SMP di Nunukan Dapat Seragam Gratis, Distribusi Bertahap

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Penyaluran seragam sekolah bagi pelajar SMP oleh Disdik Nunukan (Foto: Disdik Nunukan)
Penyaluran seragam sekolah bagi pelajar SMP oleh Disdik Nunukan (Foto: Disdik Nunukan)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Ribuan Siswa SMP di Nunukan Dapat Seragam Gratis, Distribusi Bertahap

Penyaluran seragam sekolah bagi pelajar SMP oleh Disdik Nunukan (Foto: Disdik Nunukan)

Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program pembagian seragam sekolah gratis bagi seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 10.396 stel seragam lengkap disiapkan untuk siswa kelas VII, VIII dan IX yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

Program yang dikelola Dinas Pendidikan Nunukan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mengurangi beban pengeluaran orang tua, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru yang identik dengan meningkatnya kebutuhan biaya pendidikan.

Seragam yang diberikan berupa pakaian seragam putih biru lengkap dengan atribut sekolah, seperti topi, dasi dan ikat pinggang.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Andi Maskur mengatakan proses pendistribusian bantuan telah dimulai secara bertahap.

Untuk siswa kelas VIII dan IX, seragam telah disalurkan ke masing-masing sekolah, sedangkan distribusi bagi peserta didik baru kelas VII masih menunggu rampungnya pendataan ukuran pakaian.

"Untuk siswa kelas VIII dan IX, seragam sudah kami salurkan ke masing-masing sekolah. Sedangkan untuk kelas VII masih menunggu data ukuran pakaian dari sekolah," ujar Andi.

Menurutnya, pendataan ukuran menjadi tahapan yang tidak dapat diabaikan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan siswa saat mengenakan seragam.

Langkah tersebut juga dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan ukuran saat pembagian.
"Kami ingin seragam yang diterima benar-benar sesuai dengan ukuran masing-masing siswa. Karena itu, pendataan dilakukan terlebih dahulu sebelum distribusi kepada siswa kelas VII," katanya.

Andi menjelaskan, kebijakan pemberian seragam gratis tidak hanya menyasar peserta didik baru. Pemkab Nunukan juga mengalokasikan bantuan bagi siswa kelas VIII dan IX dengan mempertimbangkan kondisi seragam yang telah digunakan selama beberapa tahun dan sebagian sudah tidak layak pakai.

"Pertimbangannya agar seluruh siswa memperoleh manfaat yang sama. Banyak seragam siswa kelas VIII dan IX yang sudah kusam atau tidak layak digunakan karena dipakai dalam waktu yang cukup lama," jelasnya.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Dengan adanya bantuan seragam gratis, orang tua diharapkan dapat mengalokasikan anggaran yang semula digunakan untuk membeli seragam ke kebutuhan pendidikan lainnya.

"Harapannya, dana yang biasanya digunakan membeli seragam dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lain yang tidak kalah penting," ujarnya.

Guna mengantisipasi adanya seragam yang tidak sesuai ukuran, Dinas Pendidikan telah meminta pihak penyedia menyiapkan stok cadangan sekitar 20 persen dari total kebutuhan. Stok tersebut akan digunakan apabila terdapat seragam yang perlu ditukar karena terlalu besar maupun terlalu kecil.

"Jika ada seragam yang kebesaran atau kekecilan, sudah tersedia stok cadangan untuk proses penukaran sehingga siswa tetap mendapatkan ukuran yang sesuai," terangnya.

Dinas Pendidikan Nunukan optimistis proses distribusi dapat diselesaikan tepat waktu. Koordinasi dengan seluruh sekolah terus dilakukan agar pendataan ukuran siswa kelas VII segera rampung sehingga seluruh bantuan dapat berjalan efektif.

"Kami terus berkoordinasi dengan sekolah agar pendataan ukuran kelas VII segera selesai sehingga proses penyaluran dapat dituntaskan secepatnya," pungkasnya.'