HMI Komisariat Hukum Kawal Realisasi Jembatan Sungai Payang, Konstruksi Ditargetkan Dimulai 2027

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Peninjauan lapangan ke lokasi jembatan sungai payang. (Foto: Risaldi)
Peninjauan lapangan ke lokasi jembatan sungai payang. (Foto: Risaldi)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

HMI Komisariat Hukum Kawal Realisasi Jembatan Sungai Payang, Konstruksi Ditargetkan Dimulai 2027

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Peninjauan lapangan ke lokasi jembatan sungai payang. (Foto: Risaldi)
Peninjauan lapangan ke lokasi jembatan sungai payang. (Foto: Risaldi)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

HMI Komisariat Hukum Kawal Realisasi Jembatan Sungai Payang, Konstruksi Ditargetkan Dimulai 2027

Peninjauan lapangan ke lokasi jembatan sungai payang. (Foto: Risaldi)

Reorter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Cabang Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pembangunan Jembatan Sungai Payang di Kecamatan Loa Kulu hingga terealisasi sesuai target pada 2027.

Komitmen tersebut menguat setelah dilaksanakannya peninjauan lapangan ke lokasi jembatan pada Senin (13/7/2026). Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara HMI, masyarakat, dan DPRD Kukar terkait percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan warga.

Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan teknis sebelum memasuki tahapan perencanaan dan pembangunan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kukar beserta jajaran, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), perwakilan Sekretariat Kabupaten Kukar, Sekretaris Kecamatan Loa Kulu, Pemerintah Desa Sungai Payang, serta HMI Komisariat Hukum yang selama ini aktif mendampingi masyarakat memperjuangkan pembangunan jembatan.

Ketua HMI Komisariat Hukum Cabang Kukar, Muhammad Risaldi, mengatakan perjuangan panjang masyarakat bersama tim advokasi mulai menunjukkan hasil. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyampaian aspirasi, pendokumentasian kondisi jembatan, hingga pelaksanaan RDP bersama DPRD Kukar.

Menurutnya, seluruh pihak yang hadir dalam peninjauan memiliki pandangan yang sama bahwa Jembatan Sungai Payang merupakan infrastruktur vital yang harus segera dibangun secara permanen.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses advokasi, RDP hingga turun langsung ke lapangan, ada komitmen bersama bahwa Jembatan Sungai Payang merupakan akses vital masyarakat yang harus segera dibangun secara permanen,” ujar Risaldi, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu hasil penting dari peninjauan tersebut adalah kesepakatan untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) yang akan dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Setelah dokumen perencanaan teknis rampung, pembangunan fisik jembatan permanen ditargetkan dapat dianggarkan melalui APBD Tahun Anggaran 2027.

Bagi masyarakat Desa Sungai Payang, kata Risaldi, kesepakatan itu menjadi harapan baru setelah bertahun-tahun memanfaatkan jembatan yang kondisinya semakin menurun. Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan publik.

Meski demikian, HMI memastikan tidak akan berhenti hanya pada tahap kesepakatan. Organisasi mahasiswa tersebut bersama masyarakat akan terus mengawasi setiap proses administrasi, perencanaan, hingga penganggaran agar pembangunan berjalan sesuai jadwal.

“Kami mengapresiasi respons cepat Ketua DPRD Kukar, Dinas PU, Bappeda, pihak Setkab, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa yang hadir langsung di lokasi. Namun komitmen ini akan terus kami kawal bersama masyarakat. Kami tidak ingin agenda ini berhenti sebatas janji atau dokumen administratif,” tegasnya.

Risaldi menilai warga Sungai Payang sudah terlalu lama menunggu kepastian pembangunan. Selama ini, rencana pembangunan jembatan beberapa kali disampaikan dan ditinjau oleh berbagai pihak, namun belum berlanjut ke tahap pembangunan fisik.

Karena itu, ia berharap peninjauan lapangan kali ini benar-benar menjadi awal realisasi pembangunan, bukan sekadar mengulang janji yang sama.

“Masyarakat tidak ingin lagi mengalami deja vu janji pembangunan. Yang diharapkan sekarang adalah kerja nyata. Kami akan terus mengawal setiap tahapan birokrasi hingga pembangunan benar-benar dimulai dan jembatan permanen berdiri pada 2027,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Sungai Payang nantinya tidak hanya menyelesaikan persoalan akses transportasi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Sungai Payang maupun wilayah sekitarnya.