Pemotor Asal Samarinda Tewas usai Terlibat Tabrakan dengan Truk Tangki di Teluk Pandan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Motor pengendara yang tewas baku tabrak dengan mobil tanky di Teluk Pandan Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)
Motor pengendara yang tewas baku tabrak dengan mobil tanky di Teluk Pandan Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemotor Asal Samarinda Tewas usai Terlibat Tabrakan dengan Truk Tangki di Teluk Pandan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Motor pengendara yang tewas baku tabrak dengan mobil tanky di Teluk Pandan Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)
Motor pengendara yang tewas baku tabrak dengan mobil tanky di Teluk Pandan Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemotor Asal Samarinda Tewas usai Terlibat Tabrakan dengan Truk Tangki di Teluk Pandan

Motor pengendara yang tewas baku tabrak dengan mobil tanky di Teluk Pandan Kutai Timur. (Foto: Dok Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Ruas Jalan Poros Bontang–Sangatta kembali memakan korban jiwa. Seorang pengendara sepeda motor asal Samarinda meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk tangki di Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (16/07/2026) sekitar pukul 08.10 Wita.

Korban diketahui berinisial EP (21) yang mengendarai sepeda motor Honda CRF. Sementara truk tangki yang terlibat dalam insiden tersebut dikemudikan MI (21), warga Kecamatan Bengalon.

Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Meihendra mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk tangki melaju dari arah Sangatta menuju Bontang. 

Saat memasuki lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menurun, menikung, dan bergelombang, sepeda motor yang datang dari arah berlawanan diduga kehilangan kendali.

“Pengendara sepeda motor diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan menikung dan bergelombang. 

Kendaraan kemudian terjatuh ke sisi kanan jalan, terseret hingga masuk ke jalur berlawanan dan membentur bagian depan truk tangki,” ujar Rezky.

Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat. Korban diketahui mengalami putus pada kaki kanan serta luka lecet di kedua tangan. 

Tubuh korban juga sempat masuk ke kolong truk usai tabrakan terjadi.

Petugas yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD Taman Husada Bontang dalam kondisi masih bernapas. 

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.

Polsek Teluk Pandan bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kutim telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Saat ini kasus masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kutai Timur. Kami juga telah mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan,” katanya.

Kapolres Kutim, AKBP Aryansyah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan kecelakaan, khususnya pada ruas jalan yang menurun, menikung, dan bergelombang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara, terutama di jalan menikung dan menurun. Kurangi kecepatan, jaga konsentrasi, dan patuhi aturan lalu lintas karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Aryansyah.

Ia menambahkan, pengendara perlu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, serta mengutamakan keselamatan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal.