Banner ADV

DPRD Bontang Apresiasi Gagasan Pemuda, Sejumlah Usulan Masuk Draf Raperda Kepemudaan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPRD Bontang Apresiasi Gagasan Pemuda, Sejumlah Usulan Masuk Draf Raperda Kepemudaan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPRD Bontang Apresiasi Gagasan Pemuda, Sejumlah Usulan Masuk Draf Raperda Kepemudaan

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi (Dok:Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin

BONTANG - Komitmen kalangan pemuda untuk terlibat dalam penyusunan regulasi mendapat apresiasi dari DPRD Kota Bontang.

Sejumlah gagasan yang disampaikan organisasi kepemudaan dalam konsultasi publik bahkan telah diakomodasi ke dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi, mengatakan proses penyusunan raperda tidak hanya dilakukan oleh legislatif, tetapi juga melibatkan berbagai organisasi dan unsur kepemudaan agar regulasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan generasi muda.

"Kita telah mengakomodir pikiran teman-teman. Bahkan beberapa usulan mereka sudah kita masukkan dalam draf pasal yang dibahas hari ini," ujar Winardi, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, keterlibatan aktif pemuda memberikan banyak perspektif baru yang sebelumnya belum menjadi perhatian DPRD maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.

Untuk itu, ia menilai partisipasi tersebut menjadi modal penting dalam melahirkan kebijakan yang lebih inklusif.

"Kita harus memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada teman-teman pemuda karena mau terlibat langsung dan memberikan gagasan yang ternyata ada hal yang tidak kita pikirkan," katanya.

Meski demikian, Winardi menjelaskan tidak semua usulan dapat dimasukkan ke dalam Raperda.

Setiap masukan harus diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi agar tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Salah satu usulan yang masih menjadi perhatian DPRD ialah pembentukan Musyawarah Pembangunan Pemuda (Musbangda). 

Menurut Winardi, forum tersebut berpotensi menjadi wadah resmi bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi sekaligus merumuskan arah pembangunan kepemudaan di Kota Bontang.

Ia memastikan DPRD akan terus membuka ruang bagi berbagai masukan selama memiliki dasar hukum dan memungkinkan untuk diatur dalam regulasi daerah.

Di akhir pembahasan, Winardi mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk tetap mengawal proses penyusunan Raperda hingga disahkan.

Dengan demikian, regulasi yang lahir benar-benar mampu mengakomodasi kepentingan pemuda tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.

"Pastikan di kami DPRD mengakomodir usulan selama itu bisa diakomodir," pungkasnya. (Adv)