RSUD PPU Telah Terima Bantuan Alkes CT Scan dan Chatlab dari Kemenkes

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Telah Terima Bantuan Alkes CT Scan dan Chatlab dari Kemenkes

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

RSUD PPU Telah Terima Bantuan Alkes CT Scan dan Chatlab dari Kemenkes

Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menerima bantuan dua unit alat kesehatan (Alkes) modern dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Bantuan dua unit alkes tersebut yakni Computed Tomography (CT) Scan 64 Slice atau pemindaian tomografi terkomputasi dan Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk layanan penyakit jantung. 

“Bantuan alat Chatlab dan CT Scan dari Kemenkes sudah tiba di PPU di bulan ini,” kata Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwa Eddy Saputro, Jumat (17/7/2026). 

Dua unit alat modern untuk mendeteksi penyakit, serta peralatan untuk operasi pemasangan ring jantung dari Kemenkes tersebut senilai Rp46 miliar. 

“Bantuan itu berkat usulan yang diajukan langsung oleh Bupati PPU ke Kemenkes pada tahun lalu,” bebernya. 

Lukas mengungkapkan, sebelum dua unit peralatan modern dioperasikan untuk peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Benuo Taka terlebih dahulu harus mengantongi izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). 

“Kami sedang mengurus perizinan ke Bapeten. Kami menargetkan dokumen perizinannya rampung di akhir tahun ini sehingga layanan operasi penyakit jantung dan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan alat CT Scan dapat dioperasikan awal tahun depan,” ujarnya. 

Untuk menunjang layanan penyakit jantung, kata Lukas, Pemkab PPU telah membangun gedung layanan penyakit jantung di tahun anggaran 2025.

Sedangkan untuk kebutuhan alat kesehatan telah dilengkapi di tahun ini melalui bantuan dari Kemenkes. 

“Gedung layanan penyakit jantung sudah dibangun pada 2025. Sekarang pun alatnya sudah datang, tinggal kami melengkapi perizinannya,” pungkasnya.