Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA - Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang mulai dipersiapkan.
Namun, pemerintah kecamatan mengingatkan agar kehadiran koperasi tersebut tidak justru menggerus usaha kecil yang telah lebih dulu tumbuh di tengah masyarakat.
Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesprayogi mengatakan pemerintah kecamatan saat ini tengah menyiapkan lahan di sekitar Kantor Kelurahan Sungai Keledang, Jalan TMMD untuk pembangunan KKMP.
Lokasi tersebut merupakan aset pemerintah yang disiapkan sebagai bagian dari program nasional. "Kami sedang mempersiapkan lokasi lahannya merupakan aset pemerintah yang sudah disiapkan," kaa Aditya.
Meski mendukung program tersebut, ia berharap koperasi tidak membuka usaha dengan segmen yang sama seperti warung kelontong maupun pelaku usaha lokal.
Menurutnya, koperasi sebaiknya hadir untuk mengisi kebutuhan masyarakat yang belum tersedia sehingga mampu memperkuat perekonomian warga tanpa memunculkan persaingan yang tidak sehat.
Aditya menilai masih banyak sektor yang dapat digarap koperasi, terutama komoditas yang selama ini kerap mengalami persoalan pasokan maupun harga.
Salah satunya distribusi LPG 3 kilogram, kebutuhan pokok, hingga komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat.
Ia mencontohkan, apabila koperasi mampu bekerja sama dengan pihak terkait dalam mendistribusikan LPG bersubsidi atau menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih stabil, manfaatnya akan lebih dirasakan masyarakat dibanding membuka usaha yang telah banyak dijalankan warga.
"Kalau bisa masuk ke sektor yang memang dibutuhkan masyarakat. Koperasi hadir untuk memperkuat ekonomi warga, bukan menciptakan persaingan baru," tegasnya.
Pihaknya juga memantau perkembangan Koperasi Merah Putih yang telah lebih dahulu diluncurkan di kawasan Harapan Baru.
Hingga kini, koperasi tersebut masih menunggu kesiapan manajemen sehingga operasional usahanya belum berjalan optimal.
Ia menilai lokasi KKMP di Harapan Baru dinilai cukup strategis karena berada di sekitar Pasar Harapan Baru, Rusunawa, dermaga, cold storage hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang direncanakan beroperasi.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang koperasi untuk menghadirkan layanan yang belum tersedia, misalnya penyediaan ikan segar dengan kualitas yang terjamin atau kebutuhan pokok lainnya.
"Jadi yang kita harapkan seperti itu. Sebenarnya KKMP ini muncul Sebagai peluang positif ke masyarakat," pungkasnya.


