Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin
SAMARINDA – Kerusakan yang sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Pahlawan, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, dipastikan bukan disebabkan oleh kerusakan konstruksi jalan secara menyeluruh.
Hasil identifikasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda menunjukkan penurunan pada manhole utilitas menjadi penyebab utama munculnya jalan bergelombang dan berlubang di ruas tersebut.
Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Samarinda, Hendra Gunawan mengatakan terdapat tiga titik yang menjadi prioritas penanganan.
Dua di antaranya mengalami penurunan pada manhole atau penutup utilitas sehingga permukaan jalan tidak lagi rata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Penanganan dilakukan dengan mengganti manhole yang mengalami kerusakan sekaligus memperbaiki badan jalan di titik yang mulai berlubang," jelas Hendra, Jumat (17/7).
Perbaikan telah dimulai sejak 10 Juli lalu dan telah rampung dalam waktu sekitar satu pekan. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, ruas Jalan Pahlawan kini kembali dapat dilalui secara normal.
Hendra menjelaskan, manhole yang diperbaiki merupakan bagian dari jaringan utilitas yang dipasang saat pembangunan jalur pipa distribusi air bersih pada tahun lalu.
Secara teknis, konstruksi tersebut memiliki usia layanan sekitar 10 hingga 15 tahun, tapi pada beberapa titik diperlukan penanganan lebih awal akibat penurunan struktur.
Untuk rehabilitasi tiga titik tersebut, PUPR mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 juta hingga Rp25 juta yang berasal dari pos pemeliharaan jalan dan jembatan di 2026 ini.
Tahun ini, pemerintah kota menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp7 miliar melalui APBD.
Selain melakukan perbaikan, DPUPR juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal Jalan Peduli agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sesuai tingkat prioritas.
“Saat ini pelan-pelan jalan tersebut bisa normal dilintasi,” pungkasnya.


