Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berharap rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Benuo Taka masuk dalam tahap ketiga.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar mengaku beberapa bulan lalu, Wakil Bupati Abdul Waris Muin bersama Dinas Sosial (Dinsos) PPU telah berkunjung ke Kementerian Sosial (Kemensos) agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam masuk dalam tahap ketiga.
“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat direalisasikan di tahun ini,” kata Tohar, Sabtu (18/7/2026).
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 6,7 Hektare (Ha) untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lawe-Lawe.
Pemerintah daerah pun telah menyiapkan akses jalan menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Selain itu, di wilayah tersebut juga telah dilengkapi dengan akses jaringan air bersih dan jaringan listrik.
“Untuk Sekolah Rakyat, lahannya sudah disiapkan dan begitu juga dengan akses jalannya,” terangnya.
Pemkab PPU juga telah melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan pemerintah pusat. Salah satunya legalitas lahan telah ditingkatkan menjadi sertifikat.
“Sekolah Rakyat sudah selesai semua dokumen yang dipersyaratkan, jadi tidak ada lagi persoalan. Saat ini tinggal menunggu realisasi pembangunan fisiknya dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Tohar menyatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Sekolah tersebut terdiri dari satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan dilengkapi fasilitas asrama.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat. Pengelolaan dan seluruh biaya operasionalnya nanti juga ditanggung pemerintah pusat,” pungkasnya.


