Banyak Petani Karet di PPU Beralih ke Komoditas Sawit

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banyak Petani Karet di PPU Beralih ke Komoditas Sawit

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Distan PPU, Rozihan Asward. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banyak Petani Karet di PPU Beralih ke Komoditas Sawit

Kepala Distan PPU, Rozihan Asward. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Lahan perkebunan karet di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 6.670 Hektare (Ha).

Lahan kebun karet tersebut tersebar di Kecamatan Penajam, Kecamatan Waru, Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku. 

“Kebun karet di PPU mayoritas milik perorangan atau petani,” kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) PPU, Rozihan Asward, Minggu (18/7/2026). 

Rozihan mengungkapkan, lahan kebun karet di Benuo Taka terus mengalami penyusutan lantaran banyak petani beralih ke komoditas kelapa sawit. Sebab, produksi karet lebih rendah dibandingkan kelapa sawit. 

Kebun karet di PPU rata-rata hanya mampu produksi 432 Kilogram (Kg) per hektare per tahun. 

“Petani karet banyak yang beralih ke komoditas sawit. Karena, sawit dinilai lebih menjanjikan,” ujarnya. 

Rozihan menyatakan kelapa sawit relatif lebih tahan terhadap terhadap musim kemarau dibandingkan pohon karet. 

“Pohon karet lebih reskan kalau musim kemarau, makanya petani banyak yang beralih komoditas lain,” terangnya.

Distan PPU akan terus melakukan pemantauan terhadap kelangsungan budidaya karet di Benuo Taka.

Selain itu, para petani karet juga akan diedukasi terkait dengan pola budidaya karet agar hasil panen meningkat. 

“Banyak kebun karet milik petani tidak dirawat dengan baik sehingga hasil panennya tidak maksimal,” pungkasnya.