Bawa Menu Langka 'Burung Malon' Silangan Prancis, Bebek & Ayam Kampung Mas Budi Buka Dua Cabang di Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ojek online mengambil pesanan pelanggan di rumah makan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Jalan Soekarna Hatta KM 5 Balikpapan Utara, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Ojek online mengambil pesanan pelanggan di rumah makan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Jalan Soekarna Hatta KM 5 Balikpapan Utara, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bawa Menu Langka 'Burung Malon' Silangan Prancis, Bebek & Ayam Kampung Mas Budi Buka Dua Cabang di Balikpapan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ojek online mengambil pesanan pelanggan di rumah makan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Jalan Soekarna Hatta KM 5 Balikpapan Utara, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Ojek online mengambil pesanan pelanggan di rumah makan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Jalan Soekarna Hatta KM 5 Balikpapan Utara, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bawa Menu Langka 'Burung Malon' Silangan Prancis, Bebek & Ayam Kampung Mas Budi Buka Dua Cabang di Balikpapan 

Ojek online mengambil pesanan pelanggan di rumah makan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Jalan Soekarna Hatta KM 5 Balikpapan Utara, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Bagi para pecinta kuliner di Pulau Jawa, nama Bebek & Ayam Kampung Mas Budi tentu sudah tidak asing lagi. 

Kini, rumah makan yang terkenal dengan konsep prasmanan "ambil sepuasnya" tersebut resmi melebarkan sayapnya dan menyapa warga Kota Minyak.

Tidak tanggung-tanggung, dua cabang langsung dibuka secara berurutan di Balikpapan. Cabang pertama resmi beroperasi di Jalan Mulawarman dekat Jembatan Kembar, Balikpapan Timur pada 21 Mei 2026. 

Hanya berselang dua hari, tepatnya pada 23 Mei 2026, cabang kedua langsung diresmikan di Jalan Soekarno Hatta KM 5, Balikpapan Utara.

Saat menyambangi cabang kedua, pengunjung langsung disambut dengan atmosfer rumah makan bergaya klasik yang didominasi warna khasnya, merah, putih, dan kuning. 

Meski bukan pada jam padat makan siang, hilir mudik pengunjung yang ingin menikmati hidangan legendaris ini tetap terlihat ramai.

Area Manager Bebek & Ayam Kampung Mas Budi, Deni Kurniawan mengungkapkan, ekspansi ke Balikpapan ini didorong oleh tingginya minat investor lokal serta antusiasme masyarakat Balikpapan yang gemar mengkonsumsi olahan bebek.

Lebih dari sekadar bebek biasa, warung ini menawarkan daya tarik utama yang tidak dimiliki kompetitor lain di Balikpapan.

"Keunggulan kami ada pada menu spesial Burung Malon, yaitu hasil persilangan antara burung puyuh lokal dengan burung Prancis. Peternakannya khusus hanya ada di Jogja, jadi di tempat lain dipastikan tidak ada," ucap Deni.

Selain keunikan menu Burung Malon, daya tarik utama lainnya terletak pada konsep pelayanan. Pengunjung dibebaskan mengambil nasi, enam macam lalapan, dan tiga varian sambal dari sambal hijau, sambal tomat, dan sambal bawang sepuasnya secara gratis. 

Untuk urusan bumbu, Mas Budi tetap mempertahankan racikan bumbu rahasia khusus agar cita rasanya tetap otentik, meski bahan baku utamanya dipasok dari lokal Balikpapan.

Untuk harga yang ditawarkan pun relatif ramah di kantong. Untuk Bebek Setengah Ekor dibandrol Rp44.000, sedangkan Bebek Seperempat Ekor dengan harga Rp35.000. Begitu juga harga lainnya yang relatif terjangkau.

Setelah sukses di Banjarmasin dan kini merambah Balikpapan sebagai kota pertama di Kalimantan Timur (Kaltim), manajemen Mas Budi menargetkan untuk terus ekspansi ke kota-kota sekitar. 

"Rencananya nanti kami akan meluas sampai ke Samarinda dan juga Bontang untuk ke depannya," tambah Deni.

Respon positif pun mengalir dari para pengunjung yang datang. Salah satu pelanggan setia, Surya yang terlihat sangat menikmati hidangannya bersama keluarga. 

Sambil menyeka keringat di dahinya karena sensasi pedas yang nendang, Surya mengaku sudah berkali-kali datang ke warung ini.

"Sudah sekitar empat kali saya makan di sini. Yang bikin ketagihan itu sambalnya, rasanya enak, ada kombinasi pedas manis yang pas. Harganya pun sangat sesuai," tutur Surya puas.

Menurut Deni Kurniawan, testimoni senada memang kerap ia dengar dari para pelanggan. Dari ketiga varian sambal yang disajikan sepuasnya, Sambal Tomat sukses menjadi varian paling laris (best seller) yang paling diburu oleh warga Balikpapan Utara dan sekitarnya.