Peringati Hari Anak Nasional, DP3AKB Bontang Gencarkan Edukasi Perlindungan Anak di Sekolah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
DP3AKB Sosialisasi Perlindungan Anak dalam Kegiatan MPLS Ramah. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
DP3AKB Sosialisasi Perlindungan Anak dalam Kegiatan MPLS Ramah. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringati Hari Anak Nasional, DP3AKB Bontang Gencarkan Edukasi Perlindungan Anak di Sekolah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
DP3AKB Sosialisasi Perlindungan Anak dalam Kegiatan MPLS Ramah. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
DP3AKB Sosialisasi Perlindungan Anak dalam Kegiatan MPLS Ramah. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringati Hari Anak Nasional, DP3AKB Bontang Gencarkan Edukasi Perlindungan Anak di Sekolah

DP3AKB Sosialisasi Perlindungan Anak dalam Kegiatan MPLS Ramah. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan

BONTANG – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dimanfaatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang untuk memperkuat edukasi perlindungan anak melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah.

Selama sepekan terakhir, DP3AKB mendampingi pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah sebagai narasumber. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi peserta didik baru.

Kepala DP3AKB Kota Bontang, Bahtiar Mabe, melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DP3AKB, Trully Tisna Milasari, mengatakan MPLS Ramah menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai perlindungan anak sejak hari pertama masuk sekolah.

“MPLS Ramah adalah kegiatan awal bagi murid baru yang menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dengan menghormati hak setiap anak serta memuliakan warga sekolah, sehingga sekolah menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi semua murid,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, DP3AKB memberikan materi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak, membangun pertemanan yang sehat, menghentikan perundungan, pencegahan perkawinan usia dini, etika pergaulan remaja, bijak bermedia sosial, hingga penguatan kesehatan mental.

Trully menyebutkan, hingga 22 Juli 2026, sebanyak 26 sekolah, baik formal maupun nonformal, negeri maupun swasta, telah meminta pendampingan dari DP3AKB.

“Sebagian besar pendampingan ditujukan kepada siswa, sementara sebagian lainnya melibatkan orang tua agar perlindungan anak dapat dilakukan secara bersama antara keluarga dan sekolah,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional yang diperingati setiap Juli. Melalui tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, DP3AKB mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Ia berharap edukasi yang diberikan selama MPLS dapat meningkatkan kesadaran peserta didik, orang tua, dan sekolah dalam mencegah kekerasan serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi anak.