Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang terus berkembang mulai memberikan dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, Tur Wahyu Sutrisno mengatakan pembangunan infrastruktur IKN yang semakin pesat turut mendorong tumbuhnya sektor usaha, mulai dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga perhotelan.
Kontribusi IKN terhadap peningkatan PAD dapat terlihat dari realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman yang telah mencapai 111 persen atau Rp5,44 miliar dari target Rp4,9 miliar dan PBJT perhotelan juga telah melampaui target.
Tahun ini, PBJT perhotelan ditargetkan pemerintah daerah sebesar Rp1,5 miliar. Sedangkan realisasi dari Januari hingga 20 Juli 2026 telah mencapai 206 persen atau Rp3,08 miliar.
“Perkembangan UMKM, perhotelan dan sektor usaha lainnya di IKN turut berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” kata Tur Wahyu, Senin (20/7/2026).
Ia mengatakan beberapa hotel di IKN telah beroperasi turut berkontribusi terhadap realisasi pajak perhotelan serta pajak makanan dan minuman.
UMKM juga berkontribusi terhadap realisasi pajak makanan dan minuman.
“Pajak perhotelan serta pajak makanan dan minuman sudah melampaui target. Diperkirakan realisasinya akan terus bertambah hingga akhir tahun,” pungkasnya.


