Hoaks Kebakaran di Mangkurawang Nyaris Pecah Konsentrasi Damkarmatan dan Relawan yang Sibuk Memadamkan Api di Jalan Belida

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ilustrasi Kebakaran. (Foto: Danmkar Kukar)
Ilustrasi Kebakaran. (Foto: Danmkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hoaks Kebakaran di Mangkurawang Nyaris Pecah Konsentrasi Damkarmatan dan Relawan yang Sibuk Memadamkan Api di Jalan Belida

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ilustrasi Kebakaran. (Foto: Danmkar Kukar)
Ilustrasi Kebakaran. (Foto: Danmkar Kukar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hoaks Kebakaran di Mangkurawang Nyaris Pecah Konsentrasi Damkarmatan dan Relawan yang Sibuk Memadamkan Api di Jalan Belida

Ilustrasi Kebakaran. (Foto: Danmkar Kukar)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Penanganan kebakaran di Jalan Belida Gang 2, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (20/7/2026) malam, sempat diwarnai beredarnya informasi palsu mengenai kebakaran di lokasi lain. Kabar tersebut nyaris memecah fokus petugas pemadam dan relawan yang sedang berupaya mengendalikan kobaran api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani, mengatakan informasi yang beredar menyebutkan terjadi kebakaran di kawasan Mangkurawang. Namun setelah dilakukan pengecekan, laporan tersebut dipastikan tidak benar.

“Kami minta anggota dan teman-teman relawan untuk tidak panik. Situasi seperti ini memang bisa saja terjadi,” ujar Fida

Ia menjelaskan, laporan itu diterima ketika seluruh personel tengah fokus melakukan pemadaman di Jalan Belida. Kondisi tersebut sempat membuat koordinasi di lapangan terganggu karena muncul informasi adanya dua kejadian kebakaran berstatus darurat dalam waktu bersamaan.

Menurut Fida, beberapa personel sempat menyampaikan melalui radio komunikasi bahwa terdapat laporan kebakaran dengan status A1 di lokasi berbeda. Meski demikian, pihaknya memilih melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan mengerahkan armada tambahan.

“Anggota saya juga sempat terkecoh. Ada beberapa anggota menginformasikan A1 di dua titik yang berbeda,” katanya.

Untuk memastikan kebenaran laporan tersebut, Damkarmatan Kukar tidak langsung mengalihkan armada dari lokasi kebakaran utama. Sebagai langkah antisipasi, Fida mengirim petugas yang menggunakan kendaraan roda dua serta meminta armada siaga di Pos Pattimura melakukan pengecekan.

“Saya kirim yang bermotor dan armada yang siaga di Pos Pattimura untuk memastikan dulu,” ucapnya.

Langkah itu dilakukan agar kekuatan personel tetap terpusat di lokasi utama sehingga proses pemadaman tidak terganggu apabila laporan kedua ternyata merupakan informasi yang tidak benar.

Fida menduga laporan palsu tersebut sengaja disebarkan untuk mengalihkan perhatian petugas. Meski demikian, ia enggan berspekulasi mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran informasi tersebut.

Menurutnya, kejadian itu menjadi pengingat bagi seluruh petugas dan relawan agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap laporan yang diterima sebelum mengerahkan personel dan armada dalam jumlah besar.

“Kita tidak menuduh siapa pun. Tapi hal-hal seperti itu pasti bisa memecah konsentrasi kita. Biarlah menjadi pengalaman supaya teman-teman pemadam dan relawan tidak panik saat menerima informasi seperti itu,” tuturnya.

Fida juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyebarkan laporan kebakaran palsu. Selain berpotensi menghambat penanganan keadaan darurat, informasi yang tidak benar juga dapat membahayakan keselamatan petugas, relawan, maupun pengguna jalan karena mengganggu mobilisasi armada pemadam.