Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Buniyamin
BONTANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Mente RT 003, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (20/7/2026) malam.
Penangkapan dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.
Sekitar pukul 22.30 Wita, petugas lebih dahulu mengamankan K.A.P. (18). Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua paket sabu dengan berat bruto 2,26 gram, satu timbangan digital, alat hisap (bong), pipet kaca, bundel plastik klip, sedotan runcing, uang tunai Rp150 ribu, serta satu unit telepon genggam.
Dari keterangan K.A.P., petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan SWI (22) yang berada di lokasi penggerebekan. Saat digeledah, polisi menemukan satu paket sabu dengan berat bruto 0,38 gram yang disembunyikan di balik casing telepon genggam miliknya.
Dengan demikian, total barang bukti sabu yang diamankan dari kedua terduga mencapai 2,64 gram bruto.
Kasat Resnarkoba Polres Bontang, AKP Larto, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut cepat atas informasi yang disampaikan masyarakat.
"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara informasi masyarakat dan respons cepat personel di lapangan. Pengembangan kasus akan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas sehingga mata rantai peredaran narkotika di Kota Bontang dapat diputus," ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di Kota Bontang dan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
"Peredaran narkoba tidak akan kami beri ruang. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika agar Bontang tetap aman dan terbebas dari narkoba," tegas AKP Larto.


