PLBN Seimanggaris Disiapkan Jadi Gerbang Ekonomi Baru di Nunukan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Dr Nurdin bersama Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang di perbatasan Indonesia - Malaysia di Seimanggaris. (Foto: Diansyah/Pusaranmedia.com)
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Dr Nurdin bersama Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang di perbatasan Indonesia - Malaysia di Seimanggaris. (Foto: Diansyah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

PLBN Seimanggaris Disiapkan Jadi Gerbang Ekonomi Baru di Nunukan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Dr Nurdin bersama Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang di perbatasan Indonesia - Malaysia di Seimanggaris. (Foto: Diansyah/Pusaranmedia.com)
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Dr Nurdin bersama Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang di perbatasan Indonesia - Malaysia di Seimanggaris. (Foto: Diansyah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

PLBN Seimanggaris Disiapkan Jadi Gerbang Ekonomi Baru di Nunukan

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Dr Nurdin bersama Kepala BPPD Nunukan Robby Nahak Serang di perbatasan Indonesia - Malaysia di Seimanggaris. (Foto: Diansyah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Diansyah | Editor: Bambang Irawan

NUNUKAN – Komitmen pemerintah dalam memperkuat kawasan perbatasan kembali ditegaskan melalui peninjauan lokasi rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Seimanggaris di Kabupaten Nunukan, Selasa (21/7/2026).

Usai meninjau kesiapan pembangunan PLBN Long Midang di Kecamatan Krayan, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Dr Nurdin, bersama jajaran kementerian dan lembaga terkait langsung bergerak menuju titik perencanaan PLBN Seimanggaris yang berbatasan langsung dengan Serudong, Sabah, Malaysia.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan kesiapan kawasan perbatasan untuk dikembangkan sebagai pintu gerbang negara sekaligus simpul pertumbuhan ekonomi baru.

Nurdin menegaskan bahwa pembangunan PLBN tidak semata-mata menghadirkan fasilitas pemeriksaan lintas negara, tetapi juga merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan, memperkuat kedaulatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan.

"PLBN bukan hanya simbol batas wilayah negara, tetapi menjadi instrumen untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat perbatasan. Melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, kita ingin membuka akses, memperkuat pelayanan publik, sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya.

Menurutnya, kawasan perbatasan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung infrastruktur yang memadai serta konektivitas yang terintegrasi dengan berbagai sektor, mulai dari perdagangan, logistik, hingga pelayanan lintas batas.

Karena itu, pemerintah terus melakukan percepatan berbagai tahapan agar pembangunan PLBN di sejumlah wilayah strategis dapat segera direalisasikan sesuai rencana nasional.

"Pembangunan kawasan perbatasan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Ketika akses terbuka, aktivitas ekonomi akan tumbuh, investasi masuk, dan masyarakat akan memperoleh manfaat secara langsung," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan, Robby Nahak Serang, mengatakan peninjauan lapangan tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan kawasan perbatasan.

Ia menjelaskan, kehadiran PLBN Seimanggaris nantinya diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan wilayah utara Kabupaten Nunukan yang selama ini memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia.

"PLBN Seimanggaris diharapkan tidak hanya menjadi pintu keluar masuk antarnegara, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu menggerakkan perdagangan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan," ujar Robby.

Menurutnya, Pemkab Nunukan terus mendukung percepatan pembangunan PLBN melalui penyediaan data, koordinasi lintas instansi, hingga sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Robby menambahkan, keberadaan PLBN akan memberikan dampak berantai terhadap pembangunan kawasan sekitar, termasuk peningkatan infrastruktur jalan, jaringan utilitas, fasilitas pelayanan publik, hingga tumbuhnya sektor usaha masyarakat.

"Dengan hadirnya PLBN, masyarakat perbatasan akan semakin merasakan manfaat pembangunan. Aktivitas ekonomi menjadi lebih hidup, akses terhadap pelayanan pemerintah semakin mudah, dan kawasan perbatasan dapat berkembang menjadi beranda depan Indonesia yang maju dan berdaya saing," tuturnya.

Melalui peninjauan tersebut, pemerintah berharap proses perencanaan pembangunan PLBN Seimanggaris dapat berjalan sesuai tahapan, sehingga kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan tidak hanya berfungsi sebagai wilayah penjagaan kedaulatan negara, tetapi juga menjadi koridor strategis pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di garis terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.