Inaran Jadi Kampung Pertama di Berau Terapkan STBM Lima Pilar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Foto bersama jajaran pemerintah daerah dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran dan Festival Budaya Neppa Pade, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Foto bersama jajaran pemerintah daerah dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran dan Festival Budaya Neppa Pade, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Inaran Jadi Kampung Pertama di Berau Terapkan STBM Lima Pilar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Foto bersama jajaran pemerintah daerah dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran dan Festival Budaya Neppa Pade, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)
Foto bersama jajaran pemerintah daerah dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran dan Festival Budaya Neppa Pade, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Inaran Jadi Kampung Pertama di Berau Terapkan STBM Lima Pilar

Foto bersama jajaran pemerintah daerah dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran dan Festival Budaya Neppa Pade, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Nur Hidayah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Di tengah semarak Festival Budaya Neppa Pade dan perayaan Hari Jadi ke-258, Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, mencatat sebuah capaian yang tak kalah penting. 

Kampung ini menjadi kampung pertama di Kabupaten Berau yang berhasil mencapai sekaligus mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) lima pilar.

Capaian tersebut menjadi warna berbeda dalam perayaan kampung yang selama ini dikenal kuat dengan tradisi dan kebudayaannya. Bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, keberhasilan Inaran menerapkan lima pilar STBM menjadi langkah nyata dalam membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan kampung yang lebih sehat.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Berau, Maulidiyah, menyampaikan hal tersebut saat membacakan sambutan Bupati Berau pada pembukaan Festival Budaya Neppa Pade, Selasa (21/7/2026). 

Ia memberikan apresiasi atas capaian yang dinilai menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan masyarakat Berau yang sehat dan sejahtera.

Lima pilar yang dideklarasikan mencakup stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. 

Penerapan seluruh pilar tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan masyarakat.

“Pencapaian ini tentunya sangat berarti dan penting dalam tahapan mewujudkan Kabupaten Berau sehat dan sejahtera,” kata Maulidiyah.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membutuhkan komitmen bersama. Pemerintah kampung, kecamatan, perangkat daerah, dunia usaha melalui dukungan CSR hingga masyarakat harus terus berkolaborasi agar penerapan STBM benar-benar berjalan secara berkelanjutan.

Maulidiyah pun berharap capaian ini dapat menular ke kampung dan kelurahan lainnya. Ia mendorong Forum Berau Sehat, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat serta Pokja Kelurahan dan Kampung Sehat untuk memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam mendorong penerapan STBM lima pilar di wilayah masing-masing.

“Saya berharap Kampung Inaran dapat menjadi contoh bagi kampung dan kelurahan lainnya agar juga dapat melaksanakan penerapan STBM lima pilar untuk kesehatan dan peningkatan derajat hidup bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, capaian sanitasi tersebut melengkapi wajah Kampung Inaran sebagai kampung yang tidak hanya berupaya mempertahankan warisan budaya, tetapi juga bergerak menuju kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik. Melalui Festival Neppa Pade, tradisi dan seni terus dirawat, sementara deklarasi STBM menunjukkan komitmen masyarakat terhadap lingkungan yang sehat.

Dengan capaian STBM lima pilar sekaligus menjadi pesan bahwa kemajuan sebuah kampung tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga kesehatan, lingkungan, budaya, dan masa depan generasi berikutnya.