Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau tak hanya ingin dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sejarah dan tradisi.
Melalui Festival Budaya Neppa Pade yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, pemerintah kampung mulai mendorong kekayaan budaya dan tradisi lokal sebagai bagian dari potensi pariwisata yang dapat dikembangkan.
Kepala Kampung Inaran, Amirullah, mengatakan Festival Neppa Pade menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai kekayaan budaya yang masih hidup dan diwariskan masyarakat secara turun-temurun.
Tradisi tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri apabila dikemas secara baik dan dikembangkan menjadi bagian dari potensi wisata berbasis budaya.
Menurutnya, festival tahunan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang berkumpulnya masyarakat sekaligus upaya menjaga warisan leluhur.
Berbagai kegiatan budaya, seni tradisional hingga permainan rakyat yang ditampilkan menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan untuk menarik perhatian masyarakat dari luar kampung.
Amirullah berharap, keberadaan Festival Neppa Pade ke depan dapat semakin dikenal luas dan menjadi salah satu agenda budaya yang mampu mendatangkan wisatawan.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada pelestarian adat dan budaya, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha ekonomi kreatif dan produk lokal.
“Harapan kami, Festival Neppa Pade ini bisa terus berkembang dan semakin dikenal. Bukan hanya menjadi kegiatan masyarakat Inaran, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat dari luar untuk datang dan melihat langsung budaya serta potensi yang ada di kampung kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan pariwisata Kampung Inaran membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.
Pemerintah kampung bersama masyarakat akan terus berupaya menjaga tradisi yang ada, sekaligus menggali potensi lain yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
Dengan kekayaan budaya yang masih terjaga dan kehidupan masyarakat adat yang kuat, Kampung Inaran memiliki peluang untuk membangun identitas sebagai kampung wisata berbasis budaya.
Festival Neppa Pade pun diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Inaran lebih luas sekaligus membuka peluang baru bagi perekonomian masyarakat setempat. (Adv)



