Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026 resmi bergulir.
Kegiatan ini juga berhasil menarik minat petenis profesional dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Perhelatan tersebut resmi bergulir setelah dibuka Bupati Paser, dr Fahmi Fadli di Gelanggang Olahraga (GOR) Sadurengas, di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Paser, Selasa (21/7/2026).
“Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kita di Paser yang bisa melaksanakan sebuah event bertaraf internasional,” kata Fahmi.
Ini menjadi salah satu langkah positif yang dilakukan oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Paser dalam mengangkat citra tenis meja dan akan berpengaruh terhadap olahraga lainnya.
Kegiatan ini sekaligus untuk persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2026.
Ketua panitia pelaksana, Arief Rahman mengatakan Paser ITTC 2026 akan dilaksanakan selama tujuh hari, 20-26 Juli 2026 dengan sembilan nomor pertandingan yang tersedia.
Berdasarkan data pendaftaran hingga batas akhir pada 15 Juli 2026 lalu, kejuaraan ini diikuti oleh sebanyak 161 atlet dari 32 Perkumpulan Tenis Meja (PTM), baik lokal, nasional hingga mancanegara.
Rinciannya, peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Lampung, Jakarta, Bandung, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Bontang dan Paser.
“Peserta dari luar negeri berasal dari Kamboja, Filipina, India, Malaysia, Jepang dan Korea Selatan,” ucap Arief Rahman, Selasa (21/7/2026).
Arief Rahman menyebut kedatangan atlet beserta official, baik lokal maupun luar negeri berlangsung secara bertahap dan terjadwal.
Seperti atlet tenis dari Korea Selatan yang datang pada 20 Juli 2026, Filipina dan India pada 21 Juli 2026, Jepang pada 22 Juli 2026.
“Seluruhnya sudah terkonfirmasi dengan baik oleh panitia salah satunya melalui jadwal kedatangan di bandara Sepinggan Balikpapan dan tiket penerbangan yang telah dikirimkan,” tuturnya.
Seluruh rangkaian persiapan mulai dari pendaftaran, penyusunan teknis hingga kesiapan sarana dan prasarana telah dipersiapkan sebaik mungkin demi kelancaran dan kesuksesan acara.
“Kami berharap kejuaraan ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas antar atlet,” tandasnya.


