Peringatan Harganas 2026 di Berau, Rudy Mas’ud Ungkap Figur Ayah Tak Hanya Sekedar Mencari Nafkah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan jajaran menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan jajaran menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan Harganas 2026 di Berau, Rudy Mas’ud Ungkap Figur Ayah Tak Hanya Sekedar Mencari Nafkah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan jajaran menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan jajaran menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Peringatan Harganas 2026 di Berau, Rudy Mas’ud Ungkap Figur Ayah Tak Hanya Sekedar Mencari Nafkah

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan jajaran menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kaltim di Kabupaten Berau. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Bambang Irawan

TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Berau menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya peran ayah dalam keluarga. 

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan, kehadiran seorang ayah tidak boleh hanya dimaknai sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam tumbuh kembang anak.

Pesan tersebut disampaikan Rudy Mas’ud saat menghadiri puncak peringatan Harganas 2026 tingkat Provinsi Kaltim yang dipusatkan di Kabupaten Berau. 

Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dalam membentuk karakter, kedisiplinan, akhlak, hingga rasa tanggung jawab.

“Tema Harganas tahun ini, Ayah Wajib Hadir. Ayah tidak hanya sebatas mencari nafkah, tetapi juga harus hadir menjadi suri teladan bagi keluarga, khususnya anak-anak,” tegasnya.

Rudy menilai, tantangan keluarga saat ini semakin kompleks, terutama di tengah perkembangan teknologi digital. Tidak sedikit keluarga yang secara fisik berada dalam satu rumah, namun kehilangan kedekatan karena masing-masing sibuk dengan telepon genggam.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk kembali membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga. Waktu makan bersama, mendengarkan cerita anak, mendampingi mereka belajar, hingga berbincang tanpa gangguan gawai dinilai menjadi hal sederhana yang memiliki dampak besar terhadap keharmonisan keluarga.

“Jangan hanya mengecas handphone, tetapi kita juga perlu mengecas kebersamaan dengan keluarga,” ujarnya.

Selain menyoroti ketahanan keluarga, Rudy juga mendorong penguatan program pemenuhan gizi masyarakat sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting di Kaltim. Ia menyebut, angka stunting di Kaltim masih menjadi perhatian sehingga membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy mengapresiasi langkah Pemkab Berau menghadirkan Pasar Ikan Murah sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap sumber protein bergizi. Ia mendorong program tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas dengan menggandeng berbagai pihak, sehingga tidak hanya menyediakan ikan, tetapi juga kebutuhan pangan pokok lainnya dengan harga terjangkau.

“Kalau ikannya saja tidak ada berasnya, tidak ada minyaknya, tentu belum lengkap. Ini akan kita kolaborasikan agar kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya.

Menurut Rudy, upaya pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga. Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, pemberian makanan bergizi, pola asuh yang tepat, serta perhatian orang tua menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Berau sebagai tuan rumah Harganas ke-33 tingkat Provinsi Kaltim. Ia menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Dari keluarga yang harmonis lahir anak-anak yang sehat. Dari keluarga yang penuh kasih sayang lahir generasi yang berkarakter. Dari keluarga yang tangguh lahir masyarakat yang produktif dan bangsa yang kuat,” tuturnya.

Sri Juniarsih mengatakan, Pemkab Berau terus memperkuat berbagai program yang berpihak pada keluarga, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, penguatan Posyandu, edukasi remaja, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak hingga pengembangan ekonomi produktif.

Ia juga menyoroti potensi perikanan Berau yang dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga. Selain Pasar Ikan Murah, Pemkab Berau turut meluncurkan Program Hilir Berau melalui hilirisasi pengalengan produk perikanan premium.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Dengan demikian, potensi perikanan Berau dapat memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendukung pemenuhan pangan bergizi bagi masyarakat.

“Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika setiap anak dapat tumbuh sehat, setiap ibu memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, setiap keluarga memiliki penghasilan yang cukup, dan setiap rumah menjadi tempat yang aman bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” pungkasnya.