Diskominfo Kaltim Matangkan Pengembangan Aplikasi Sakti Gemas, Integrasikan Layanan Digital Satu Aplikasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Aplikasi Sakti Gemas memudahkan layanan masyarakat berbasis digital satu pintu. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Aplikasi Sakti Gemas memudahkan layanan masyarakat berbasis digital satu pintu. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Kaltim Matangkan Pengembangan Aplikasi Sakti Gemas, Integrasikan Layanan Digital Satu Aplikasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Aplikasi Sakti Gemas memudahkan layanan masyarakat berbasis digital satu pintu. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).
Aplikasi Sakti Gemas memudahkan layanan masyarakat berbasis digital satu pintu. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Diskominfo Kaltim Matangkan Pengembangan Aplikasi Sakti Gemas, Integrasikan Layanan Digital Satu Aplikasi

Aplikasi Sakti Gemas memudahkan layanan masyarakat berbasis digital satu pintu. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim mematangkan pengembangan aplikasi Sakti Gemas sebagai salah satu program prioritas Gubernur Kaltim.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital milik perangkat daerah sehingga dapat diakses masyarakat melalui satu platform.

Pengembangan Sakti Gemas kini telah memasuki tahun ketiga sejak dimulainya tahap perencanaan pada 2024.

Setelah memasuki fase pembangunan pada 2025, tahun ini Pemprov Kaltim melanjutkan proses penyempurnaan dan pengembangan fitur agar aplikasi dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Kabid Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kaltim, Fery mengatakan pengembangan Sakti Gemas terus berlanjut sesuai tahapan yang telah disusun.

"Diskominfo masih melanjutkan ke tahap pengembangan agar aplikasi ini semakin siap digunakan sebagai pusat layanan digital Pemprov," ungkapnya. 

Ia menjelaskan, pengguna akhir aplikasi Sakti Gemas adalah seluruh masyarakat Kaltim. Sementara perangkat daerah berperan sebagai pengelola teknis yang bertanggung jawab terhadap layanan digital masing-masing.

Menurut Fery, konsep aplikasi ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah tanpa harus mengunduh banyak aplikasi yang berbeda.

"Seluruh layanan nantinya akan terintegrasi dalam satu platform, sehingga lebih mudah, cepat dan efisien," sambungnya. 

Sakti Gemas melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah memiliki layanan berbasis digital.

Beberapa perangkat daerah yang terlibat di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA), Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Dinas Perhubungan, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Pemprov Kaltim berharap transformasi digital pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah secara terpadu.