Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat ada ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/ Taman Kanak-kanak (TK) belum memiliki kualifikasi pendidikan sarjana atau Strata Satu (S1).
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat mengatakan, PPU memiliki 173 lembaga PAUD/TK dengan jumlah guru sebanyak 512 orang. Namun, dari 512 guru tersebut ada sekitar 200 guru belum sarjana atau hanya tamatan SMA, khususnya PAUD/TK swasta.
“Guru PAUD di PPU masih banyak yang belum sarjana,” kata Durajat, Jumat (24/7/2026).
Durajat menyatakan, pemerintah daerah terus mendorong para guru PAUD/TK tersebut untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.
“Sebagian guru PAUD ini sudah ada yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 secara mandiri maupun melalui jalur beasiswa,” bebernya.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah memberikan beasiswa kepada 30 guru PAUD/TK yang melanjutkan studi ke jenjang S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
“Tahun lalu ada 30 guru PAUD yang melanjutkan studi di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur melalui program RPL,” bebernya.
Durajat menyatakan, pemerintah daerah mencanangkan program RPL bagian dari upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi guru PAUD/TK di Benuo Taka.
“Program RPL ini menyetarakan pengalaman mengajar dan pelatihan yang dimiliki guru dan diakui sebagai bagian dari satuan kredit semester, sehingga masa studi lebih singkat hanya sekitar dua tahun,” pungkasnya.


