DPRD Samarinda Nilai Target PAD 2027 Masih Masih Bisa Ditingkatkan dari Rp1,2 T menjadi Rp1,5 T

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Samarinda Nilai Target PAD 2027 Masih Masih Bisa Ditingkatkan dari Rp1,2 T menjadi Rp1,5 T

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPRD Samarinda Nilai Target PAD 2027 Masih Masih Bisa Ditingkatkan dari Rp1,2 T menjadi Rp1,5 T

Anggota Banggar DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. 

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk menetapkan target pendapatan yang lebih optimistis pada penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim menilai target pendapatan yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.

Dalam dokumen rancangan PPAS, Pemkot Samarinda mengusulkan target pendapatan sebesar Rp1,2 triliun. Namun, Banggar memperkirakan target tersebut masih dapat ditingkatkan hingga sekitar Rp1,5 triliun dengan mempertimbangkan potensi penerimaan daerah yang dinilai masih bisa dioptimalkan.

"Hasil analisis internal Banggar, proyeksi pendapatan daerah yang tercantum dalam rancangan PPAS 2027 masih dapat ditingkatkan dari usulan awal," ungkap Rohim. 

Menurutnya, optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Sebagai gambaran, realisasi PAD Kota Samarinda pada 2025 telah mencapai Rp1,138 triliun dari target Rp973 miliar. Dengan tren peningkatan pendapatan dalam beberapa tahun terakhir, Banggar memandang target yang lebih tinggi masih realistis apabila potensi PAD seperti pajak dan retribusi daerah dimaksimalkan.

Selain mengusulkan peningkatan target pendapatan, Banggar juga mengingatkan pentingnya menyelaraskan kebijakan belanja daerah dengan target pembangunan yang ingin dicapai. Rohim menilai alokasi anggaran harus diarahkan pada sektor-sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Belanja daerah, kata dia, sebaiknya difokuskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran dalam mendukung aktivitas ekonomi. Dengan demikian, target pendapatan dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan.

Menurutnya, keselarasan antara target pendapatan, alokasi belanja, serta arah pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menjadi faktor penting agar sasaran pembangunan dapat tercapai.

"Jadi harus linear dengan apa yang ditargetkan dalam rencana pembangunan," pungkasnya.