3.500 Pelari Ramaikan FENTURUN 2026, BI Balikpapan Dorong QRIS hingga Layanan Publik Serba Nontunai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melepas pelari 10 K di Lapangan Merdeka, Minggu (26/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melepas pelari 10 K di Lapangan Merdeka, Minggu (26/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

3.500 Pelari Ramaikan FENTURUN 2026, BI Balikpapan Dorong QRIS hingga Layanan Publik Serba Nontunai

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melepas pelari 10 K di Lapangan Merdeka, Minggu (26/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melepas pelari 10 K di Lapangan Merdeka, Minggu (26/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

3.500 Pelari Ramaikan FENTURUN 2026, BI Balikpapan Dorong QRIS hingga Layanan Publik Serba Nontunai

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melepas pelari 10 K di Lapangan Merdeka, Minggu (26/7/2026). (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Antusiasme masyarakat terhadap gaya hidup sehat sekaligus transaksi digital terlihat dalam Festival Nontunai Nusantara Running (FENTURUN) 2026. 

Sebanyak 3.500 pelari memadati Lapangan Merdeka untuk mengikuti tiga kategori lomba yakni 5 kilometer, 10 kilometer, dan Half Marathon (21 kilometer), Minggu (26/7/2026) pagi.

Ajang yang diselenggarakan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Balikpapan tersebut secara resmi dilepas Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud. 

Tak hanya menghadirkan kompetisi lari, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi transaksi digital melalui QRIS sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM dan layanan publik berbasis elektronik yang dipusatkan di Pantai Kilang Mandiri.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi mengatakan FENTURUN tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga dengan jumlah peserta yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun ini kami mengundang 3.500 peserta untuk tiga kategori, yaitu 5K, 10K, dan Half Marathon. Antusiasmenya luar biasa karena kuota langsung habis hanya dalam waktu dua hari sejak pendaftaran dibuka," ucap Robi 

Menurutnya, FENTURUN menjadi salah satu strategi BI mengampanyekan penggunaan QRIS dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh aktivitas selama acara dirancang menggunakan sistem pembayaran non tunai.

"Mulai dari pendaftaran peserta, transaksi di tenant UMKM, sampai layanan publik seperti cek kesehatan dan aktivasi layanan kependudukan semuanya menggunakan QRIS. Bahkan masyarakat cukup membayar Rp1 melalui QRIS untuk mengakses beberapa layanan tersebut," katanya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini juga menghadirkan lebih banyak kolaborasi dibanding sebelumnya. Jika pada tahun lalu tenant didominasi kuliner, kini berbagai instansi turut membuka layanan kepada masyarakat.

"Ada Pegadaian, Dinas Sosial, Pendapatan Daerah, layanan pembayaran pajak, retribusi, pemeriksaan kesehatan, dan berbagai layanan lainnya. Jadi manfaat yang diterima masyarakat semakin luas," jelasnya.

Hal lain yang menjadi daya tarik FENTURUN 2026 adalah desain medali yang dibagikan kepada seluruh peserta. Sebanyak 3.500 medali dibuat menggunakan material hasil racikan limbah uang kertas yang sudah tidak layak edar.

"Medali tahun ini menggunakan bahan dari limbah racikan uang kertas. Ini menjadi bagian dari kampanye green economy yang kami dorong bersamaan dengan digitalisasi sistem pembayaran," tuturnya.

Sementara Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengapresiasi konsistensi KPw BI Balikpapan dalam menghadirkan FENTURUN sebagai agenda tahunan yang menggabungkan olahraga, ekonomi kerakyatan, dan transformasi digital.

"FENTURUN bukan sekadar lomba lari. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan olahraga, penguatan ekonomi lokal, serta percepatan transformasi digital di tengah masyarakat," kata Rahmad.

Ia mengatakan puluhan pelaku UMKM yang terlibat memperoleh kesempatan memperluas pasar melalui transaksi digital menggunakan QRIS. 

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), layanan digital Perlindungan Sosial (Parlinsos), hingga pembayaran pajak dan retribusi daerah secara elektronik.

Rahmad juga mengajak masyarakat segera mengaktifkan IKD melalui kantor kecamatan masing-masing serta mengingatkan agar tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang mengatasnamakan layanan digital pemerintah.

"Jangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Aktivasi IKD hanya dilakukan melalui jalur resmi pemerintah," tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat melakukan registrasi pada Portal Digital Parlinsos agar penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Warga diminta menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga sebagai syarat utama pendaftaran.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang kembali diwarnai hujan setelah beberapa pekan Balikpapan mengalami cuaca panas. 

Ia meminta masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, tetap mengutamakan keselamatan.

Rahmad berharap FENTURUN 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas. 

Ia optimistis kolaborasi antara Pemerintah Kota ( Pemkot) Balikpapan, BI, dunia usaha, dan masyarakat akan semakin mempercepat budaya transaksi non tunai sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di Kota Balikpapan.