Kodim Berau Siapkan Respons Cepat Hadapi Ancaman Bencana

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim Tahun Anggaran 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim Tahun Anggaran 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kodim Berau Siapkan Respons Cepat Hadapi Ancaman Bencana

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim Tahun Anggaran 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim Tahun Anggaran 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kodim Berau Siapkan Respons Cepat Hadapi Ancaman Bencana

Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim Tahun Anggaran 2026. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin 

TANJUNG REDEB – Potensi bencana alam di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius Kodim 0902/Berau. 

Kesiapan personel dan kekuatan koordinasi lintas instansi kembali diuji melalui Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Kodim 2026 yang digelar di halaman Makodim 0902/Berau, Jalan Pulau Sambit, Kecamatan Tanjung Redeb, Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kesiapan pasukan, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat mampu bergerak cepat ketika kondisi darurat terjadi. 

Terlebih, penanganan bencana membutuhkan keputusan yang tepat dalam waktu singkat, mulai dari evakuasi masyarakat hingga distribusi bantuan di wilayah terdampak.

Dandim 0902/Berau, Letkol Inf Muhammad Faisal Idris mengatakan keberadaan Kodim sebagai satuan komando kewilayahan menempatkan prajurit pada posisi strategis dalam membantu pemerintah daerah menghadapi situasi kebencanaan. 

Untuk itu, kemampuan personel harus terus diasah agar dapat memberikan dukungan secara cepat, terukur, dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan satu institusi. Diperlukan pembagian tugas yang jelas serta komunikasi yang terbangun sejak sebelum bencana terjadi. 

Dengan demikian, setiap unsur dapat langsung menjalankan perannya tanpa menunggu koordinasi ulang ketika situasi darurat sudah berlangsung.

“Sinergi menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan bencana. Kita harus mampu memberdayakan seluruh potensi yang ada melalui koordinasi dan kerja sama terpadu, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan operasi di lapangan,” ujarnya.

Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut, Kodim 0902/Berau juga mendorong peningkatan kemampuan komandan dan staf dalam merencanakan, mengendalikan hingga mengevaluasi operasi perbantuan kepada pemerintah daerah. 

Setiap tahapan operasi dituntut berjalan terukur, mulai dari perencanaan dan persiapan hingga pelaksanaan serta pengakhiran kegiatan.

Mengusung tema “Kodim 0902/Berau Melaksanakan Operasi Perbantuan Bencana Alam kepada Pemerintah Daerah dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI,” kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pola penanganan bencana yang terintegrasi. 

Selain meningkatkan kesiapan prajurit, upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat deteksi dan pencegahan dini serta membangun koordinasi yang solid antarinstansi.

Dengan kesiapan yang dibangun sejak dini, Kodim 0902/Berau berharap seluruh unsur di wilayah dapat memiliki pola respons yang lebih terarah ketika bencana terjadi. 

Kecepatan bertindak, ketepatan mengambil keputusan dan kekuatan kolaborasi menjadi modal penting untuk meminimalkan dampak bencana serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.