Hasil Audit Kemenkes Rekomendasikan Layanan Jantung RSUD AWS Perlu Memperbaiki Tata Kelola dan Komunikasi ke Pasien

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Layanan di RSUD AWS Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Foto: AWS Official)
Layanan di RSUD AWS Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Foto: AWS Official)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hasil Audit Kemenkes Rekomendasikan Layanan Jantung RSUD AWS Perlu Memperbaiki Tata Kelola dan Komunikasi ke Pasien

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Layanan di RSUD AWS Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Foto: AWS Official)
Layanan di RSUD AWS Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Foto: AWS Official)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Hasil Audit Kemenkes Rekomendasikan Layanan Jantung RSUD AWS Perlu Memperbaiki Tata Kelola dan Komunikasi ke Pasien

Layanan di RSUD AWS Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Foto: AWS Official)

Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan

SAMARINDA - Layanan jantung di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda telah menjalani audit oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

Hasil evaluasi tersebut menyoroti sejumlah aspek yang perlu dibenahi, mulai dari tata kelola pelayanan, sistem pelaporan, hingga pola komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien beserta keluarganya.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan audit dilakukan sebagai tindak lanjut atas insiden tertinggalnya potongan kawat medis sepanjang sekitar dua sentimeter di pembuluh darah jantung seorang pasien berinisial EW (63) saat menjalani prosedur pemasangan ring jantung di RSUD AWS.

Menurut Jaya, proses audit yang dilakukan Kemenkes kini telah rampung dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang harus menjadi perhatian pihak rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan.

"Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, mulai dari tata kelola klinis, sistem pelaporan, hingga komunikasi kepada pasien dan keluarganya yang perlu diperbaiki," tegasnya. 

Ia menjelaskan, rekomendasi tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelayanan medis, tetapi juga pada penguatan sistem manajemen rumah sakit agar kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya. 

"Komunikasi yang terbuka dan efektif antara tenaga kesehatan dengan pasien maupun keluarga bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memastikan setiap tindakan medis dapat dipahami dengan baik," tambahnya.

Terakhir, ia berharap hasil audit tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh RSUD AWS melalui perbaikan tata kelola, peningkatan sistem pelaporan insiden, serta penguatan standar pelayanan, sehingga kualitas layanan jantung di rumah sakit rujukan utama Kaltim itu semakin optimal dan mengutamakan keselamatan pasien.