Pelabuhan Kenyamukan Menuju Operasional 2028, Rute Bontang-Mamuju-Donggala Disiapkan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim. (Foto: Istimewa)
Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pelabuhan Kenyamukan Menuju Operasional 2028, Rute Bontang-Mamuju-Donggala Disiapkan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim. (Foto: Istimewa)
Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pelabuhan Kenyamukan Menuju Operasional 2028, Rute Bontang-Mamuju-Donggala Disiapkan

Pelabuhan Kenyamukan Sangatta Kutim. (Foto: Istimewa)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan

SANGATTA – Target operasional Pelabuhan Kenyamukan kembali bergeser ke awal 2028.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih harus menuntaskan pembangunan infrastruktur sisi darat dan memenuhi persyaratan administrasi sebelum pelabuhan tersebut dapat melayani aktivitas pelayaran.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah mengatakan proses percepatan terus dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Direktorat Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan.

Menurut dia, pelabuhan tersebut direncanakan mulai melayani rute Bontang–Sangatta-Donggala Mamuju sebagai lintasan awal apabila seluruh tahapan pembangunan dan perizinan selesai sesuai jadwal.

"Targetnya sudah dapat beroperasi pada awal tahun 2028," kata Masrianto, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, selama 2026 hingga 2027 pemerintah daerah memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian fasilitas sisi darat pelabuhan. Pendanaannya menggunakan skema anggaran tahun jamak (multiyears).

Pelabuhan Kenyamukan juga masuk dalam daftar 50 program strategis Pemerintah Kabupaten Kutim. 

Pada tahap multiyears tersebut, Dishub menargetkan penyelesaian 16 paket pekerjaan fisik.

Dari jumlah itu, sebagian besar pekerjaan berupa pembangunan 12 gedung pelayanan yang akan mendukung operasional pelabuhan, mulai dari pelayanan penumpang hingga administrasi.

Masrianto mengatakan kesiapan infrastruktur darat menjadi salah satu syarat utama sebelum pemerintah pusat menerbitkan izin operasional.

"Pelabuhan Kenyamukan memang masuk dalam 50 program strategis Bapak Bupati. Tahun ini masuk dalam skema multiyears yang dianggarkan untuk 2026 dan 2027," ujarnya.