Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin
BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengajak para pelajar SMA YPK Bontang untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan era digital dengan membangun karakter yang kuat serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Neni saat memimpin apel pagi di halaman SMA YPK Bontang, kawasan PC VI PT Pupuk Kaltim, Bontang Barat, Rabu (29/7/2026).
Neni menegaskan, kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk membawa seseorang menuju kesuksesan.
Menurutnya, generasi muda juga harus memiliki akhlak, disiplin dan sikap menghormati orang tua maupun guru sebagai bekal menghadapi persaingan di masa depan.
"Kalian harus menjadi generasi yang berkarakter. Hormati orang tua dan guru, karena keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kepintaran, tetapi juga oleh akhlak yang baik," ujarnya.
Selain penguatan karakter, Neni mengingatkan siswa agar tidak terjerumus dalam kebiasaan merokok maupun penyalahgunaan narkoba.
Ia menilai kedua hal tersebut menjadi ancaman serius yang dapat menghambat masa depan generasi muda.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Neni juga mengajak para pelajar memanfaatkan digitalisasi sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan dan mengembangkan kreativitas.
"Gunakan teknologi untuk belajar dan berkarya. Jadikan era digital sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," pesannya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut berdialog dengan sejumlah siswa mengenai cita-cita mereka.
Ia memberikan motivasi agar para pelajar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.
Neni juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) yang dinilainya telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bontang melalui lahirnya lulusan yang berprestasi.
Pemerintah Kota Bontang, kata dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman.
Suasana apel ditutup dengan nuansa hangat ketika Neni berbaur bersama para siswa.
Ia mengajak seluruh peserta bernyanyi dan menari membawakan lagu "Rukun Sama Teman", yang disambut antusias para pelajar.
Momen tersebut menjadi simbol pentingnya menjaga persahabatan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan budaya hidup rukun di lingkungan sekolah.


