Banner ADV

Disbudpar Siapkan Pulau Besing Jadi Magnet Baru Wisata Alam Berau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Disbudpar Siapkan Pulau Besing Jadi Magnet Baru Wisata Alam Berau

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Disbudpar Siapkan Pulau Besing Jadi Magnet Baru Wisata Alam Berau

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Potensi wisata susur sungai di Kampung Pulau Besing, Kabupaten Berau diproyeksikan sebagai salah satu tujuan ekowisata yang mampu memperkaya pilihan destinasi bagi wisatawan. 

Keindahan hutan bakau yang masih alami hingga keberadaan satwa khas Kalimantan menjadi modal utama yang ingin dikembangkan Pemerintah Kabupaten Berau.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa mengatakan kawasan tersebut memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya. 

Wisatawan tidak hanya diajak menikmati perjalanan menyusuri sungai, tetapi juga dapat merasakan pengalaman berwisata di tengah ekosistem alam yang masih terjaga.

Keberadaan bekantan dan kalong menjadi salah satu daya tarik yang dinilai dapat memperkuat karakter wisata susur sungai Pulau Besing. 

Potensi tersebut, kata Yudha, perlu dikelola secara serius agar tidak hanya menjadi objek kunjungan, tetapi berkembang sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan.

Meski fasilitas dasar di kawasan wisata dinilai cukup memadai, Disbudpar masih melakukan tahap uji coba untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dapat mendukung aktivitas wisata secara optimal. 

Evaluasi juga diperlukan untuk melihat kesiapan pengelolaan kawasan sebelum dibuka secara lebih luas dan dipromosikan secara masif.

Dalam satu hingga dua bulan mendatang, Disbudpar akan melakukan evaluasi langsung ke lapangan sekaligus menghimpun data operasional sebagai bahan pembenahan tata kelola. 

“Proses ini juga akan menjadi bagian dari persiapan penerapan Peraturan Daerah (Perda) terkait retribusi tempat rekreasi,” ucapnya. 

Namun, penerapan retribusi tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Disbudpar terlebih dahulu memastikan proses sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha berjalan dengan baik.

Setelah seluruh tahapan evaluasi dan sosialisasi selesai, pengelolaan destinasi akan diperkuat dan promosi wisata susur sungai Pulau Besing mulai digencarkan.

Yudha berharap pengembangan kawasan tersebut dapat membuka ruang baru bagi pertumbuhan pariwisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Dengan pengelolaan yang matang, promosi berkelanjutan, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan, Pulau Besing diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu ikon ekowisata baru di Kabupaten Berau,” tambahnya. (Adv)