Reporter: Herdiansyah l Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim terus mengintensifkan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan nelayan serta pengguna transportasi laut dalam menghadapi kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi.
Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan mengatakan edukasi mitigasi bencana menjadi salah satu upaya penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di wilayah perairan. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai langkah-langkah antisipasi sebelum melakukan aktivitas di laut.
"Mitigasi bukan hanya dilakukan ketika cuaca buruk terjadi, tetapi harus menjadi kebiasaan sebelum masyarakat memutuskan untuk berlayar," terangnya.
Ia menjelaskan, bahwa kesiapsiagaan harus dimulai sejak tahap perencanaan perjalanan, termasuk dengan memantau informasi prakiraan cuaca, memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak, serta melengkapi diri dengan peralatan keselamatan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, perubahan cuaca yang terjadi secara cepat menjadi tantangan tersendiri bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.
"Sehingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan potensi kecelakaan di perairan," sambungnya.
BPBD Kaltim berharap melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, masyarakat pesisir semakin memahami pentingnya budaya siaga bencana sehingga keselamatan saat beraktivitas di laut dapat lebih terjamin.


