Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menggulirkan Gerakan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Tahun ini, sekitar 1.500 bendera akan dibagikan kepada masyarakat dengan jangkauan yang diperluas hingga wilayah pedalaman sebagai upaya memperkuat semangat nasionalisme di daerah perbatasan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Nunukan, Hasan Basri, mengatakan gerakan tersebut merupakan agenda nasional yang setiap tahun dilaksanakan pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan melalui pengibaran bendera merah putih.
Menurutnya, program itu tidak sekadar membagikan bendera, tetapi menjadi bagian dari upaya menanamkan rasa cinta tanah air, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
"Setiap tahun kami melaksanakan pembagian bendera merah putih kepada masyarakat. Harapannya, semakin banyak warga yang dapat ikut mengibarkan bendera sehingga suasana peringatan hari kemerdekaan menjadi lebih semarak dan semangat nasionalisme terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Hasan kepada pusaranmedia.com.
Hasan menjelaskan, tahun ini Bakesbangpol menargetkan penyaluran sekitar 1.500 bendera merah putih kepada masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Nunukan.
Distribusi akan dimulai pada 1 Agustus hingga pekan pertama Agustus 2026 dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Ia menegaskan, pengadaan bendera tidak sepenuhnya menggunakan anggaran pemerintah daerah. Sebagian berasal dari partisipasi sukarela berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaku usaha hingga masyarakat.
"Partisipasi tersebut bersifat sukarela. Masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin berkontribusi dapat menyerahkan bantuan bendera kepada Bakesbangpol atau membagikannya langsung kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Program tersebut diprioritaskan bagi warga yang belum memiliki Bendera Merah Putih ataupun belum mampu menyediakannya secara mandiri.
Dengan demikian, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berbeda dengan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya yang lebih banyak difokuskan di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, tahun ini cakupan pembagian diperluas hingga sejumlah kecamatan lain, termasuk wilayah pedalaman Krayan.
Perluasan sasaran itu dilakukan secara bertahap mengingat usia pakai bendera yang relatif panjang. Untuk itu, distribusi setiap tahun diarahkan ke wilayah yang berbeda agar seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan secara bertahap dapat menerima manfaat program tersebut.
"Tahun ini kami mulai memperluas jangkauan ke kecamatan lain, termasuk wilayah pedalaman. Ke depan, pembagian akan terus dilakukan secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Nunukan," jelas Hasan.
Selain melibatkan perangkat daerah, Bakesbangpol juga akan menggandeng organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat dalam pelaksanaan Gerakan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih.
Hasan berharap gerakan tersebut tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi beranda terdepan bangsa.
"Dengan semakin banyak Bendera Merah Putih yang berkibar di rumah-rumah warga, fasilitas umum, hingga pelosok perbatasan, kami ingin semangat kebangsaan dan persatuan terus terjaga di Kabupaten Nunukan," pungkasnya.


