Pasokan Air Baku WTP Sotek Bertambah Usai Diguyur Hujan, Perumda AMDT Jamin Distribusi Air Bersih Lancar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pasokan Air Baku WTP Sotek Bertambah Usai Diguyur Hujan, Perumda AMDT Jamin Distribusi Air Bersih Lancar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pasokan Air Baku WTP Sotek Bertambah Usai Diguyur Hujan, Perumda AMDT Jamin Distribusi Air Bersih Lancar

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com)

Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan 

PENAJAM - Water Treatment Plant (WTP) Sotek berkapasitas 10 liter per detik yang dikelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sempat terancam berhenti beroperasi lantaran krisis air bersih akibat kemarau. 

Namun, krisis air baku berhasil dilalui setelah sebagian wilayah Kabupaten PPU diguyur hujan deras pada Rabu (29/7/2026). Embung Sotek yang menjadi sumber air baku WTP Sotek berkapasitas 10 liter per detik sempat mengalami penyusutan yang cukup drastis hingga tersisa ketinggian air hanya 50 sentimeter (Cm). 

“Setelah hujan deras kemarin, pasokan air baku Embung Sotek sudah naik di level 120 sentimeter. Karena, sebulan lalu digempur kemarau, pasokan air menyusut ke level 50 Cm dan sempat terancam berhenti beroperasi,” kata Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, Kamis (30/7/2026). 

Abdul Rasyid mengungkapkan, WTP berada di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam masuk dalam zona rawan krisis air baku ketika memasuki musim kemarau. 

Karena, pasokan air baku di Embung Sotek hanya bertumpu pada curah hujan karena tidak memiliki pasokan air dari aliran sungai. Seperti yang terjadi di musim kemarau 2023 lalu, WTP Sotek berhenti beroperasi beberapa bulan lantaran kehabisan pasokan air baku. 

“Tiga hari terakhir ini turun hujan, jadi pasokan air baku di Embung Sotek bertambah. Seandainya tidak turun hujan, WTP Sotek terancam berhenti beroperasi seperti yang terjadi pada 2023,” bebernya. 

Adanya penambahan pasokan air baku, kata Abdul Rasyid, pasokan air bersih bagi masyarakat Kelurahan Sotek diperkirakan aman untuk jangka waktu beberapa bulan kedepan. 

“Untuk sementara ini, masih relatif aman untuk pasokan air baku WTP Sotek, sehingga pasokan air bersih bagi masyarakat setempat berjalan lancar,” pungkasnya.