Kehangatan di Tengah Musibah, Pedagang Wadai Bagikan Dagangan kepada Petugas Pemadam Kebakaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Mama Ica membagikan wadai dagangannya ke petugas pemadam kebakaran, Jumat (31/7/2026). (Foto:Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Mama Ica membagikan wadai dagangannya ke petugas pemadam kebakaran, Jumat (31/7/2026). (Foto:Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kehangatan di Tengah Musibah, Pedagang Wadai Bagikan Dagangan kepada Petugas Pemadam Kebakaran

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Mama Ica membagikan wadai dagangannya ke petugas pemadam kebakaran, Jumat (31/7/2026). (Foto:Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Mama Ica membagikan wadai dagangannya ke petugas pemadam kebakaran, Jumat (31/7/2026). (Foto:Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kehangatan di Tengah Musibah, Pedagang Wadai Bagikan Dagangan kepada Petugas Pemadam Kebakaran

Mama Ica membagikan wadai dagangannya ke petugas pemadam kebakaran, Jumat (31/7/2026). (Foto:Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - Musibah kebakaran yang melanda Pasar Sepinggan Balikpapan tak hanya menyisakan kepulan asap dan deretan kios yang hangus terbakar, Jumat (31/7/2026),

Di tengah duka para pedagang yang kehilangan mata pencaharian, muncul aksi sederhana yang menghangatkan hati.

Seorang pedagang wadai (kue tradisional) yang akrab disapa Mama Ica memilih membagikan dagangannya secara cuma-cuma kepada petugas pemadam kebakaran, relawan hingga warga yang sejak pagi berjibaku memadamkan kobaran api.

Momen itu terjadi saat petugas beristirahat usai proses pemadaman dan pendinginan. 

Sebuah wadah berisi aneka kue dipikul menuju tempat petugas berkumpul, kemudian diletakkan di tengah kerumunan agar siapa pun yang bertugas dapat menikmatinya. 

Setelah berjam-jam bergelut dengan panasnya kobaran api, kue-kue tersebut menjadi pengganjal perut bagi para petugas, sehingga air mineral ketemu temannya.

Mama Ica mengaku sehari-hari bukan memiliki lapak tetap di pasar.

Ia berjualan kue secara berkeliling mulai pagi hingga siang hari. "Saya jual keliling. Memang setiap hari jualan kue," ujarnya

Menurutnya, kue yang dibagikan bukan seluruhnya miliknya. Dagangan tersebut merupakan titipan dari beberapa pemilik toko yang biasa menjual kue di Pasar Sepinggan.

Akibat kebakaran, aktivitas perdagangan lumpuh sehingga kue-kue yang seharusnya dijual tidak lagi memungkinkan dipasarkan. 

Para pemilik kue pun sepakat agar seluruh dagangan yang tersisa dibagikan kepada petugas dan relawan.

"Yang punya kue bilang, nggak usah dijual lagi. Bagikan saja kepada teman-teman yang membantu di sini. Daripada nggak ada yang makan. Ini gabungan kue dari pedagang-pedagang yang jualan di sini," katanya.

Mama Ica mengungkapkan, setiap hari dirinya biasanya menjual sekitar 100 potong kue titipan. 

Dari hasil penjualan tersebut, ia hanya memperoleh keuntungan sekitar Rp10 ribu, sementara sisanya dikembalikan kepada pemilik kue.

"Kalau 100 biji, saya dapat bagian sekitar Rp10 ribu. Terpenting uang pemilik kue kembali," tuturnya.

Meski kehilangan kesempatan mencari nafkah pada hari itu, Mama Ica mengaku tidak menyesali keputusan membagikan seluruh dagangan yang tersisa. 

Baginya, para petugas pemadam kebakaran telah bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelamatkan pasar dan mencegah api merembet ke bangunan lain.

"Saya ikhlas. Daripada enggak terjual juga, lebih baik dibagikan kepada mereka yang sudah membantu sejak pagi," ucapnya.

Di balik ketegarannya, Mama Ica mengaku tetap sedih melihat kebakaran yang meluluhlantakkan sebagian Pasar Sepinggan. 

Namun, ia memilih menerima musibah tersebut dengan penuh keikhlasan. Apalagi dirinya juga mempunyai petak di dalam yang ikut hangus terbakar.

"Namanya Allah menghendaki seperti ini, ya kita pasrah saja. Setengah jam saja semuanya bisa habis," katanya.

Ia berharap pemerintah dapat segera mencarikan solusi agar para pedagang bisa kembali berjualan setelah kondisi pasar dinyatakan aman.

"Mudah-mudahan nanti kami masih bisa berjualan lagi di sini dan diberikan tempat untuk mencari rezeki," harapnya.

Di tengah musibah yang menghanguskan sejumlah kios dan memaksa pedagang menyelamatkan barang dagangannya, aksi berbagi Mama Ica menjadi secercah harapan. 

Ketika banyak orang kehilangan mata pencaharian, masih ada ruang untuk saling peduli dan berbagi kepada mereka yang mengabdikan tenaga demi memadamkan kobaran api.