Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin
SAMARINDA - Kondisi pasar kerja di Kaltim dinilai masih relatif terjaga, meski sejumlah sektor usaha tengah menghadapi perlambatan.
Hal tersebut tercermin dari penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Rozani Erawadi mengatakan TPT Kaltim pada Februari 2026 tercatat sebesar 5,26 persen atau mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 5,33 persen.
Menurut Rozani, penurunan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di Kaltim masih mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, meskipun beberapa sektor usaha belum sepenuhnya pulih dari perlambatan.
"Data Sakernas Februari 2026 menunjukkan TPT Kaltim turun dari 5,33 persen menjadi 5,26 persen. Ini menunjukkan kesempatan kerja masih tersedia di Kaltim," jelasnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi indikator positif bagi kondisi ketenagakerjaan di daerah.
"Disnakertrans akan terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja serta memperluas peluang kerja melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi dengan dunia usaha," katanya.
Disnakertrans berharap tren penurunan tingkat pengangguran dapat terus berlanjut seiring dengan meningkatnya investasi dan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja secara lebih luas.


