Berau Siap Cetak 2.000 Hektare Sawah Baru, Percepat Target Swasembada Pangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Berau Siap Cetak 2.000 Hektare Sawah Baru, Percepat Target Swasembada Pangan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)
Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Berau Siap Cetak 2.000 Hektare Sawah Baru, Percepat Target Swasembada Pangan

Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Nur Hidayah/ pusaranmedia.com)

Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai mempercepat perluasan kawasan pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Salah satu langkah yang disiapkan adalah program cetak sawah seluas 2.000 hektare pada 2026, yang akan tersebar di sejumlah kecamatan untuk meningkatkan produksi beras.

Komitmen tersebut disampaikan bertepatan dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak 50.000 Hektare yang digelar secara nasional oleh Kementerian Pertanian. 

Di Berau, kegiatan dipusatkan di lahan Optimasi Lahan (Oplah) dan Program Cetak Sawah Rakyat di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, Jumat (31/7/2026) dan menjadi bagian dari daerah yang ditunjuk mewakili Kalimantan Timur (Kaltim). 

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan program tersebut bukan sekadar kegiatan tanam serentak, tetapi menjadi momentum memperkuat sektor pertanian melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, Brigade Pangan hingga kelompok tani. 

Menurutnya, optimalisasi lahan yang sudah ada menjadi salah satu strategi utama agar produktivitas sawah dapat meningkat secara signifikan.

Pada 2026 ini, Berau memperoleh alokasi program cetak sawah seluas 2.000 hektare. Saat ini proses Survey, Investigation and Design (SID) tengah berjalan, sedangkan pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai tahun ini. 

Lokasi yang diusulkan berada di Kecamatan Tabalar, Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Segah.

Gamalis menilai penambahan areal persawahan akan berdampak langsung terhadap peningkatan luas lahan baku sawah yang saat ini mencapai sekitar 2.365 Hektare. 

Dengan bertambahnya lahan tanam, produksi padi diharapkan ikut meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada beras nasional.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memaksimalkan seluruh potensi lahan pertanian melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian, penyuluh lapangan, Brigade Pangan dan para petani. 

Pendekatan tersebut diyakini mampu mendorong peningkatan intensitas tanam sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan di Berau.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DPTHP) Berau Lita Handini menjelaskan, Gerakan Tanam Serentak menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan luas tambah tanam dan indeks pertanaman. 

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara DPTHP, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kaltim, penyuluh pertanian lapangan, Brigade Pangan dan kelompok tani.

Ia menegaskan pendampingan kepada petani akan terus diperkuat agar lahan yang selesai dipanen dapat segera ditanami kembali. 

“Dengan pola tanam yang berkelanjutan, luas tanam diharapkan terus bertambah sehingga target peningkatan produksi padi dan swasembada pangan dapat tercapai,” pungkasnya.