Bulan Vitamin A Dimulai, Dinkes Samarinda Targetkan 54 Ribu Balita Dapat Suplementasi Gratis

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, Selasa (4/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, Selasa (4/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bulan Vitamin A Dimulai, Dinkes Samarinda Targetkan 54 Ribu Balita Dapat Suplementasi Gratis

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, Selasa (4/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, Selasa (4/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bulan Vitamin A Dimulai, Dinkes Samarinda Targetkan 54 Ribu Balita Dapat Suplementasi Gratis

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, Selasa (4/8/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengajak seluruh orang tua membawa anak balitanya ke puskesmas maupun posyandu selama Agustus 2026 untuk mendapatkan kapsul vitamin A dosis tinggi secara gratis. 

Pada pelaksanaan Bulan Vitamin A tahun ini, Dinkes menargetkan sebanyak 54 ribu balita menerima suplementasi tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, Rudy Agus Riyanto, menjelaskan bahwa vitamin A yang dibagikan pemerintah memiliki dosis jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang dijual bebas di pasaran.

Menurutnya, kapsul vitamin A biru mengandung 100 ribu International Unit (IU) dan diperuntukkan bagi anak usia 6–11 bulan, sedangkan kapsul merah mengandung 200 ribu IU untuk anak usia 12–59 bulan. Sementara vitamin A yang beredar di pasaran umumnya memiliki kandungan maksimal sekitar 40 ribu IU.

"Program ini merupakan pemberian vitamin A dosis tinggi. Dosisnya jauh lebih besar dibandingkan vitamin A yang dijual di pasaran," jelas Rudy, Selasa (4/8/2026).

Ia menegaskan, manfaat vitamin A tidak hanya menjaga kesehatan mata seperti yang selama ini dipahami masyarakat. Vitamin tersebut juga berperan meningkatkan daya tahan tubuh, membantu proses pertumbuhan anak, serta menjaga kesehatan lapisan mukosa sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi pada penyakit infeksi, termasuk campak dan diare.

Pemberian vitamin A ini dilakukan dua kali dalam setahun melalui Bulan Vitamin A yang dipusatkan pada Februari dan Agustus untuk memudahkan distribusi kepada masyarakat. Meski demikian, pelayanan tetap tersedia di puskesmas di luar dua bulan tersebut.

Dinkes memastikan stok vitamin A tahun ini mencukupi dan telah didistribusikan ke seluruh puskesmas. Sejumlah puskesmas juga menyiapkan berbagai inovasi, mulai dari pelayanan di pasar hingga penyisiran dari rumah ke rumah apabila cakupan pemberian vitamin A belum memenuhi target.

Selain memperoleh vitamin A, orang tua yang membawa anak ke posyandu juga akan mendapatkan layanan pemantauan tumbuh kembang, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta evaluasi status gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Rudy berharap masyarakat tidak lagi ragu memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas maupun posyandu.

"Kami mengajak seluruh orang tua datang ke puskesmas atau posyandu selama Bulan Vitamin A. Semua layanan ini gratis dan manfaatnya sangat besar untuk kesehatan serta pertumbuhan anak," pungkasnya.